Film biografi ini menceritakan kisah pilot Soviet Lydia Litvyak. Dia adalah seorang pilot pesawat tempur, komandan regu penerbangan, dan letnan junior penjaga. Lydia menjadi Pahlawan Uni Soviet karena keberaniannya dalam memperjuangkan Tanah Air. Dia tewas secara tragis pada usia 21 tahun saat membela negara dalam pertempuran di Front Mius. Kru film bekerja dalam kondisi keras di stepa Orenburg, di dekat desa Panika, yang berjarak 40 kilometer dari Orenburg. Di bawah terik matahari dan panas yang menyengat, para aktor dan kru bekerja selama 12 jam sehari, berusaha secepat mungkin menyajikan kepada penonton gambaran tentang kehidupan dan prestasi pilot Soviet Lydia Litvyak. Sebagian syuting dilakukan di paviliun Lenfilm, di mana mereka menciptakan kembali tampilan wilayah Stalingrad pada tahun 1943. Di sini dibangun set seperti gubuk lumpur, pondok, ruang galian di dekat lapangan terbang militer, pos komando resimen, dan apartemen tokoh utama. Set dirancang agar dapat digunakan kembali, kecuali apartemen Lydia.
Lokasi syuting:
Lapangan
Di film


Adegan di mana di padang rumput yang tak berujung, dua prajurit mendiskusikan masa depan. Lydia, dengan sedikit kecemasan, bertanya kepada rekannya: 'Jadi, kamu akan bersiap untuk perang baru?' Dia, menatap ke kejauhan, dengan tenang namun percaya diri menjawab: 'Ternyata begitu.'
Di kenyataan

Adegan ini difilmkan di stepa tak berujung Orenburg, dekat desa Panika, yang terletak hanya 40 kilometer dari Orenburg. Tempat ini penuh dengan area terbuka dan luas, dengan perbukitan lembut dan semak langka, khas daerah stepa. Di sini ada ketenangan, hanya angin sepoi-sepoi yang menyentuh rerumputan tinggi, dan udara dipenuhi aroma flora stepa. Pemandangan terbuka ke segala arah, di mana cakrawala menyatu dengan langit, menciptakan perasaan tak terbatas dan kesendirian.
Apartemen Lydia
Di film

Adegan di mana Lydia dengan hati-hati memasuki apartemen kosong, di mana keheningan dan ketenangan berkuasa. Tangannya bergerak ke arah saklar, berniat menyalakan lampu, tetapi berhenti begitu menyentuhnya. Beberapa saat dia berdiri dalam setengah gelap, seolah merenung, dan tiba-tiba memutuskan untuk membiarkan semuanya apa adanya.
Di kenyataan




Adegan ini difilmkan di studio Lenfilm, salah satu studio film tertua di Rusia, didirikan pada tahun 1936 di Saint Petersburg. Studio ini terkenal dengan setnya yang besar dan kualitas kerja yang tinggi di bidang produksi film. Studio ini memiliki beberapa paviliun, termasuk Paviliun Keempat yang terkenal, di mana set sejarah dan militer sering dibangun, termasuk untuk film 'Litvyak'. Di dalam dindingnya, film-film ikonik seperti 'Andrei Rublev', 'Battleship Potemkin', 'Ivan the Terrible' telah dibuat. Studio ini juga dikenal dengan inovasinya di bidang seni sinematografi dan mendidik generasi baru pembuat film.
Apartemen Lydia
Di film

Adegan di mana Lydia dengan hati-hati memasuki apartemen kosong, di mana keheningan dan ketenangan berkuasa. Tangannya bergerak ke arah saklar, berniat menyalakan lampu, tetapi berhenti begitu menyentuhnya. Beberapa saat dia berdiri dalam setengah gelap, seolah merenung, dan tiba-tiba memutuskan untuk membiarkan semuanya apa adanya.
Di kenyataan




Adegan ini difilmkan di studio Lenfilm, salah satu studio film tertua di Rusia, didirikan pada tahun 1936 di Saint Petersburg. Studio ini terkenal dengan setnya yang besar dan kualitas kerja yang tinggi di bidang produksi film. Studio ini memiliki beberapa paviliun, termasuk Paviliun Keempat yang terkenal, di mana set sejarah dan militer sering dibangun, termasuk untuk film 'Litvyak'. Di dalam dindingnya, film-film ikonik seperti 'Andrei Rublev', 'Battleship Potemkin', 'Ivan the Terrible' telah dibuat. Studio ini juga dikenal dengan inovasinya di bidang seni sinematografi dan mendidik generasi baru pembuat film.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.