Kisah romantis tentang dua orang asing yang bersama di kota besar difilmkan di New York. Salah satu lokasi kunci adalah Grand Central Terminal, tempat para karakter bertemu dan memulai percakapan mereka. Syuting juga berlangsung di jalan-jalan Lower East Side Manhattan. Di antara tempat-tempat ikonik: Empire Diner, Battery Park, Gapstow Bridge, dan Bethesda Terrace di Central Park. Lokasi-lokasi ini dipilih untuk menciptakan suasana romantis sekaligus urban yang melengkapi kisah dua karakter yang menghabiskan malam bersama di kota.

Lokasi Syuting:

Stasiun

Di Film

Adegan di mana Nick bertemu Brooke. Nick Vaughan adalah seorang musisi jalanan yang bermain trompet di Grand Central Terminal New York. Dia bertemu dengan seorang gadis bernama Brooke yang ketinggalan kereta terakhir ke Boston. Nick mengembalikan iPhone-nya yang rusak yang dia jatuhkan saat mencoba mengejar peron. Setelah itu mereka bertemu lagi di luar, dan percakapan pun dimulai: Brooke mengaku bahwa dia dirampok, dan sekarang dia tidak bisa meninggalkan kota. Nick memutuskan untuk membantunya.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Grand Central Terminal New York. Stasiun ini adalah salah satu yang paling terkenal dan tertua di dunia. Dibuka pada 2 Februari 1913, terkenal dengan arsitektur Beaux-Arts, menjadikannya tidak hanya pusat transportasi utama tetapi juga landmark penting kota. Bangunan ini dibangun setelah pembongkaran stasiun sebelumnya di lokasi yang sama, konstruksi memakan waktu hampir sepuluh tahun. Para pembuat film memilih Grand Central Terminal untuk adegan pertemuan karakter karena simbolisme dan keterkenalannya. Stasiun adalah tempat di mana orang sering bertemu dan berpisah, yang sangat cocok dengan tema film tentang pertemuan kebetulan.

Jalan

Di Film

Adegan di mana Nick dan Brooke mendiskusikan pencurian tasnya. Brooke dirampok: pencuri mengambil tasnya, meninggalkannya tanpa uang dan dokumen. Nick menawarkan bantuan, tetapi ternyata semua kartu kreditnya tidak memiliki uang. Dia mencoba menelepon teman untuk meminjam, tetapi ponselnya kehabisan baterai. Nick menawarkan untuk membayar kamar hotel agar Brooke bisa menunggu malam, tetapi dia bersikeras untuk pulang ke rumah sebelum pagi. Maka Nick memutuskan untuk membantunya mencari tas yang dicuri. Mereka pergi ke bar tempat Brooke sebelumnya, dan mendapatkan informasi tentang kemungkinan lokasi pencuri. Namun upaya mereka untuk mendapatkan kembali tas berakhir dengan kegagalan: Nick dipukul di wajah, dan para penjahat melarikan diri.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Spring Street antara Mott Street dan Elizabeth Street di Manhattan. Spring Street adalah jalan di Lower Manhattan yang melintasi lingkungan Hudson Square, SoHo, dan Nolita. Terkenal dengan studio seni dan koleksi bangunan besi cor. Bagian yang muncul dalam adegan ini terletak antara Chinatown dan Little Italy. Para pembuat film mungkin memilih tempat ini untuk menampilkan suasana kota yang hidup dan atmosfer perkotaan.

Kafe

Di Film

Adegan di mana Brooke berbagi kekhawatirannya tentang suaminya dengan Nick. Seiring berjalannya malam, Nick dan Brooke mulai terbuka satu sama lain. Nick bercerita tentang mantan pacarnya Hannah, yang sudah enam tahun tidak dia temui dan ingin bertemu lagi. Brooke berbagi masalah pernikahannya: dia menulis surat cerai kepada suaminya, tetapi kemudian mengetahui bahwa suaminya telah mengakhiri hubungan dengan selingkuhannya dan sekarang ingin memaafkannya. Namun surat itu masih tertinggal di apartemennya, dan dia takut suaminya akan membacanya.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Cup & Saucer, sebuah restoran klasik New York yang terletak di sudut Canal Street dan Eldridge Street di Manhattan. Restoran ini terkenal dengan suasana kuno dan masakan Amerika yang sederhana namun lezat. Ini adalah salah satu sisa-sisa terakhir dari New York lama, dengan dekorasi asli dan mozaik gambar cangkir dan piring di lantai. Cup & Saucer dicintai oleh penduduk setempat dan turis, menyajikan sarapan dan makan siang klasik dengan harga terjangkau. Namun pada tahun 2017, tempat ini tutup karena kenaikan sewa. Para pembuat film memilih tempat ini karena suasana unik dan pesona nostalgia. Tempat ini sangat cocok untuk percakapan intim para karakter, di mana mereka bisa terbuka satu sama lain dalam lingkungan yang tenang dan akrab.