Film "Vanilla Sky" difilmkan di New York, AS.

Lokasi Syuting:

Mall (Central Park)

Dalam Film

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan Mall, yang membentang dari taman bunga di Center Drive di selatan hingga Bethesda Terrace di utara, adalah satu-satunya jalan lurus di seluruh taman. Jalan setapak ini melewati deretan patung penulis terkenal, yang dikenal sebagai Literary Walk, dan melewati Naumburg Bandshell. Jalan setapak dan pohon elm Amerika di sekitarnya dibangun pada tahun 1857 dan dirancang sebagai bagian dari taman besar oleh arsitek lanskap Frederick Law Olmsted dan Calvert Vaux.

Times Square — Adegan Jalan Kosong

Dalam Film

Adegan di mana David Aames mengemudi, lalu berlari melintasi Times Square yang benar-benar kosong dalam adegan pembuka ikonik film tersebut. Selama syuting, papan berita berjalan menampilkan berita tentang pemilihan Bush-Gore, sehingga papan NASDAQ disesuaikan dalam pasca-produksi untuk menghindari penanggalan film. Juga muncul sekilas gambar subliminal Katie Holmes di ban karet.

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di pusat komersial dan hiburan terkenal di persimpangan Broadway dan Seventh Avenue di pusat kota Manhattan. Dikenal sebagai 'Persimpangan Dunia', biasanya dipadati ribuan pejalan kaki dan mobil setiap saat. Kru film mendapat izin yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menutup total Times Square pada Minggu pagi, memungkinkan Tom Cruise berlari di jalanan kosong tanpa penghapusan kerumunan secara digital.

Loteng Sofia Serrano — Jay Street, Brooklyn

Dalam Film

Adegan di mana loteng Sofia Serrano, yang dimasuki David. Lokasi di lingkungan DUMBO di Brooklyn menciptakan kontras artistik bohemian dengan kemewahan Upper West Side milik David, secara visual menunjukkan Sofia sebagai seseorang dari dunia yang sama sekali berbeda dari pewaris penerbitan kaya, yang meningkatkan ketertarikannya padanya.

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di sebuah gedung di sudut Jay Street dan Water Street di lingkungan DUMBO di Brooklyn. Kawasan ini, singkatan dari 'Down Under the Manhattan Bridge Overpass', telah berubah dari kawasan gudang industri menjadi salah satu kawasan paling diminati di Brooklyn, penuh dengan loteng yang diubah, galeri, dan perusahaan teknologi. Jalan berbatu dan arsitektur gudang tua memberikan suasana artistik yang khas pada kawasan ini.