Dengan anggaran 200 juta dolar Hong Kong untuk pembuatan film, aktor utama Jay Chou dan Nicholas Tse diasuransikan dengan total 150 juta, dan 20 pengawal disewa untuk keamanan mereka. Produser mendapatkan akses ke peralatan militer — termasuk pesawat dan tank — dari Angkatan Udara untuk digunakan dalam adegan film. Syuting berlangsung di berbagai belahan dunia: Hong Kong, Xi'an, Timur Tengah, dan Malaysia, dengan sekitar 80% materi diambil di Kuala Lumpur. Beberapa adegan difilmkan di kampus International Medical University, serta di lokasi konstruksi terbengkalai di kota. Adegan kemacetan lalu lintas, misalnya, difilmkan di Jalan Raja Chulan selama hari libur nasional ketika kota tidak terlalu padat.

Lokasi Syuting:

Menara Kembar Petronas

Dalam Film

Adegan di mana John mengambil alih kendali helikopter dan bersama Yeng serta Rachel terbang meninggalkan tempat kejadian. Mereka menuju ke titik yang koordinatnya diberikan oleh Sean. Namun setibanya di sana, ternyata itu adalah jebakan: mereka disambut oleh Mark — anak buah Sean. Dia melukai Yeng dan menculik Rachel sebelum mereka sempat bereaksi.

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Menara Kembar Petronas — salah satu simbol paling dikenal dari Kuala Lumpur dan Malaysia modern. Pencakar langit setinggi 88 lantai yang terbuat dari baja dan kaca ini dihubungkan oleh jembatan udara dan menjulang di pusat distrik bisnis ibu kota.

Rumah Sakit

Dalam Film

Adegan di mana selama misi yang gagal, Ice tewas, dan John terkena peluru di kepala yang tidak bisa diangkat tanpa risiko kematian. Dokter memberinya dua minggu sebelum kelumpuhan total, dan dia mencoba menggunakan waktu itu untuk menyelesaikan semua urusan yang belum selesai.

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di International Medical University (IMU) — kampus modern di Kuala Lumpur, Malaysia. Universitas swasta dengan pengantar bahasa Inggris ini mengkhususkan diri dalam kedokteran dan disiplin terkait. Lokasi ini menyediakan interior bersih dan steril yang khas dari institusi medis pendidikan.

Kantor Polisi

Dalam Film

Adegan di mana Man Yeong dituduh melakukan banyak kejahatan brutal yang dilakukannya. Selama pengawalan ke penjara, dia menyerang petugas polisi dan berhasil melarikan diri, melucuti senjata petugas dan melompat dari balkon gedung.

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di markas polisi distrik Dang Wangi di Kuala Lumpur — salah satu kantor polisi pusat ibu kota Malaysia. Bangunan ini terletak di bagian kota yang ramai, dikelilingi oleh jalan-jalan, kantor administrasi, dan toko-toko. Arsitekturnya ketat dan fungsional: fasad beton, simbol nasional, pintu masuk yang dijaga, dan tempat parkir untuk kendaraan dinas.

Jalan

Dalam Film

Adegan di mana di layar televisi jalanan — siaran berita darurat: penyiar melaporkan pelarian penjahat berbahaya Man Yeong. Di antara kerumunan, ada seorang gadis kecil. Dia berhenti di depan etalase toko tempat televisi dipasang, dan menonton dengan saksama, mendengarkan setiap kata.

Dalam Kenyataan

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di pusat Kuala Lumpur — bagian kota yang ramai di mana pencakar langit modern berdampingan dengan arsitektur kolonial bersejarah. Di jalan-jalan terdapat lalu lintas padat, pusat perbelanjaan, pasar jalanan, dan kafe dengan makanan nasional.