Epik sejarah ini menceritakan tentang seorang navigator hebat dan perjalanannya yang menentukan nasib, yang membuka daratan baru. Syuting sebagian besar dilakukan di Spanyol, di Cáceres dan Seville, di mana ansambel arsitektur Renaisans yang megah, lanskap indah, dan kota-kota kuno memungkinkan penyampaian semangat akhir abad ke-15 secara autentik. Sutradara dengan mahir memanfaatkan warisan budaya yang kaya dari negara tersebut, menciptakan atmosfer penemuan besar dan petualangan. 

Lokasi Syuting:

Prosesi

Di Film

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di Salah satu dari tiga alun-alun di Kota Tua Cáceres, alun-alun ini dibangun di atas forum Romawi kuno, dan di atasnya terdapat Katedral Santa María, gereja tertua di kota. Di sekitar alun-alun terdapat banyak benteng dan istana yang dibangun pada abad ke-15 hingga ke-18.

Pembakaran di Tiang Pancang

Di Film

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di Salah satu dari tiga alun-alun di Kota Tua Cáceres, alun-alun ini dikelilingi oleh istana bangsawan Palacio de los Golfines de Abajo dan gereja Jesuit Iglesia de San Francisco Javier.

Istana Ratu Isabella (halaman dalam)

Di Film

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di Casa de Pilatos - rumah bersejarah Duchess of Medinaceli di Seville. Pembangunan dimulai pada tahun 1483 dengan gaya Renaisans Italia dan dihiasi dengan ubin azulejo yang luas oleh Diego dan Juan Pulido. Kompleks ini memiliki dua lantai dan berisi halaman tradisional dengan air mancur dan sepasang taman tertutup.

Istana Ratu Isabella (interior)

Di Film

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di Istana Mudéjar mulai dibangun pada abad ke-13 untuk Raja Pedro I di atas sisa-sisa istana Islam lama dan dilanjutkan selama lima abad berikutnya. Struktur awalnya bergaya Gotik dan Romawi, dengan tambahan kemudian dalam gaya Renaisans, Islam, dan Barok. Interior istana terkenal dengan dekorasi ubinnya yang luas.