Film "Kota yang Hilang" difilmkan di Republik Dominika dan Amerika Serikat.
Lokasi Syuting:
Pantai
Di Film


Adegan di mana Loretta Sage dan Adrian berjalan di sepanjang pantai, di sebuah tempat resor. Semua berakhir dengan baik.
Di Dunia Nyata


Adegan ini difilmkan di pantai hotel resor Sublime Samana, yang terletak tidak jauh dari Pantai Coson, tempat adegan-adegan lain film ini difilmkan.
Pantai dan Sungai Coson
Di Film

Adegan di mana Loretta pergi ke lokasi untuk membantu menemukan harta karun.
Di Dunia Nyata

Adegan ini difilmkan di Sungai Coson, di utara Republik Dominika. Sungai ini bermuara ke laut, melewati pantai dengan nama yang sama.
Pantai "Coson"
Di Film

Adegan di mana Model sampul Alan Caprison bersama kuda putih di pantai berpasir putih dan pohon palem syuting iklan!
Di Dunia Nyata

Adegan ini difilmkan di Pantai Coson, yang terletak di utara Republik Dominika.
Teluk San Lorenzo
Di Film




Adegan di mana Loretta dan Alan melarikan diri dari gua sebelum ditemukan oleh Beth.
Di Dunia Nyata
Adegan ini difilmkan Teluk San Lorenzo merupakan sebagian besar lanskap Taman Nasional Los Haitises. Taman Nasional Los Haitises adalah taman nasional yang terletak di pantai timur laut terpencil Republik Dominika, yang didirikan pada tahun 1976. Taman Nasional Los Haitises berisi pemandangan yang mengesankan seperti Teluk San Lorenzo, pulau-pulau kecil (cays) dan hutan bakau. Cayo de los Pájaros ("pulau burung").
Monumen Alam Salto de Socoa
Di Film



Adegan di mana Setelah perjalanan panjang dan melelahkan melalui hutan, Loretta dan Allan menemukan air terjun yang memberikan beberapa petunjuk tentang kota yang hilang.
Di Dunia Nyata
Adegan ini difilmkan Air terjun ini terletak di Taman Nasional Los Haitises, salah satu taman alam paling berharga di Republik Dominika. Letaknya 40 menit berkendara dari Santo Domingo.
Altos de Chavón
Di Film


Adegan di mana Loretta dan Alan menari di desa setempat setelah melarikan diri dari Fairfax.
Di Dunia Nyata
Adegan ini difilmkan Altos de Chavón adalah replika desa Mediterania abad ke-16 di jantung pedesaan Dominika. Desa ini merupakan pusat budaya bagi penduduk setempat, wisatawan, dan seniman yang bekerja dari seluruh dunia. Proyek ini dirancang oleh arsitek Italia Roberto Copa dan industrialis Charles Bludorn.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.