Syuting film Kutub Utara berlangsung di beberapa lokasi utama di Rusia. Syuting utama dimulai di dekat Saint Petersburg. Selain itu, sebagian besar adegan difilmkan di Moskow, di mana juga dilakukan syuting interior di paviliun yang menciptakan kembali suasana interior kapal selam. Di Sestroretsk juga dilakukan syuting, menambah variasi film dalam hal dekorasi alam dan arsitektur. Di wilayah Arktik, syuting berlangsung di tiga titik utama: Murmansk, Polyarny, dan Zaozyorsk. Tempat-tempat ini dipilih karena kedekatannya dengan Arktik, yang memungkinkan penciptaan atmosfer yang lebih autentik untuk film tentang prestasi awak kapal selam Soviet.
Salah satu lokasi syuting yang unik adalah kapal pemecah es bertenaga nuklir Lenin, di mana adegan massal pemeriksaan medis sebelum pelayaran jauh difilmkan. Sutradara Alexander Kott memilih tempat ini karena keasliannya dan kemungkinan untuk menciptakan kembali suasana awal tahun 1960-an. Di Oblast Murmansk, aktor lokal dan penduduk juga berpartisipasi sebagai figuran, menambah hubungan tambahan film dengan wilayah tersebut.
Lokasi Syuting:
Dermaga
Dalam Film



Adegan di mana Tokoh utama Zhivtsov berdiri di dermaga, memegang tangan putri kecilnya. Di dekat mereka terlihat kapal selam yang siap berangkat. Matahari bersinar, dan angin laut membawa bau air laut. Tiba-tiba, seorang tentara mendekati tokoh utama dan memanggilnya ke telepon. Dia dengan tegas pergi ke kantor, meninggalkan putrinya menunggu di dermaga. Di kantor, dia menerima panggilan telepon serius. Dia diberitahu bahwa dia harus segera pergi ke Saint Petersburg. Ekspresi wajah tokoh utama berubah dan dia harus segera pergi ke kota bersama putrinya.
Dalam Kenyataan


Adegan difilmkan di Gadzhiyevo — ini adalah titik pangkalan strategis Armada Utara Rusia, yang terletak di Teluk Saida, ZATO Skalisty, Oblast Murmansk. Pangkalan ini dibuka pada tahun 1956 dan awalnya berfungsi sebagai pelabuhan induk untuk kapal selam diesel, dan sejak tahun 1963 juga menjadi basis kapal selam bertenaga nuklir. Pangkalan ini mencakup dermaga di kota Gadzhiyevo dan di desa Olenya Guba, yang memberikan variasi dalam hal lokasi syuting. Gadzhiyevo dipilih untuk syuting film 'Kutub Utara' karena infrastruktur angkatan lautnya yang unik dan kedekatannya dengan Arktik, yang memungkinkan penciptaan atmosfer autentik untuk drama sejarah tentang prestasi awak kapal selam Soviet. Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan dan modernisasi infrastruktur telah dilakukan di Gadzhiyevo.
Jalan Menuju Markas Komando
Dalam Film


Adegan di mana Tokoh utama mengantar putrinya ke ibunya, dia terlihat sangat gelisah. Dia berbicara dengan nada sangat serius bahwa dia dipanggil, dan mereka berdua memahami keseriusan situasi, terutama dengan latar belakang Perang Dingin antara Uni Soviet dan AS. Setelah berpamitan, sang pahlawan masuk ke mobil dan pergi melalui pusat Saint Petersburg menuju markas komando militer. Sang pahlawan berkendara di sepanjang tanggul, melihat ke luar jendela mobil dengan ekspresi termenung. Dia tampak tenggelam dalam pikiran, merenungkan keseriusan situasi dan apa yang menantinya di depan. Kegelisahan dan kecemasan akan panggilan yang akan datang tercermin di wajahnya saat dia melewati landmark ikonik kota. Adegan berakhir dengan sang pahlawan melanjutkan perjalanannya, tenggelam dalam pikiran dan kekhawatirannya tentang masa depan.
Dalam Kenyataan


Adegan difilmkan di pusat Saint Petersburg, dia melewati landmark ikonik seperti Katedral St. Isaac dan Patung Penunggang Kuda Perunggu, dan akhirnya menuju ke Admiralty. Bangunan bersejarah ini adalah simbol kekuatan maritim Rusia dan berfungsi sebagai markas besar Angkatan Laut Rusia, menjadikannya tempat yang ideal untuk syuting adegan yang berkaitan dengan tema angkatan laut. Admiralty dipilih untuk syuting karena signifikansi historisnya dan gaya arsitekturnya yang megah, menggabungkan klasisisme dan kekaisaran. Kegelisahan dan perenungan sang pahlawan tercermin dalam lanskap kota yang megah dan bersejarah.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.