Tokoh utama, Dasha — seorang pejabat tinggi Kementerian Kebudayaan Wilayah Perm, melarikan diri dari masalah yang menumpuk dalam perjalanan dinas ke daerah, di mana teman seperjalanannya adalah Sergey, seorang pria yang hampir tidak dikenalnya. Bersama-sama mereka melakukan perjalanan melalui kota-kota dan desa-desa indah di Wilayah Perm, bertemu orang-orang tulus dan baik hati yang jauh dari hiruk pikuk kota. Syuting berlangsung di tempat-tempat seperti museum etnografi di Chusovoy, Kizel, Lysva, desa Kondratovo, dan sudut-sudut indah lainnya di wilayah tersebut, serta di pusat Perm dan gedung Kementerian Kebudayaan Wilayah Perm.
Lokasi Syuting:
Kementerian
Dalam Film


Adegan di mana Dasha datang bekerja di Kementerian Kebudayaan Wilayah Perm. Di sana, dalam sebuah rapat, diputuskan siapa yang akan pergi dalam perjalanan dinas daerah? Masalahnya diselesaikan dengan cara yang cukup menarik, yaitu dengan undian. Kami berharap ini hanya fiksi, bukan cerminan dari cara kerja kementerian kami.
Dalam Kenyataan

Adegan ini difilmkan di gedung Kementerian Kebudayaan Wilayah Perm itu sendiri. Bangunannya megah dan tegas, dan sangat cocok untuk syuting adegan yang mencerminkan suasana resmi dan pentingnya struktur pemerintahan. Arsitektur bangunan ini bercirikan bentuk geometris yang tegas dan garis-garis yang sederhana. Di dalamnya, Kementerian juga mencerminkan semangat formalitas: aula luas dengan langit-langit tinggi, koridor ketat yang dihiasi detail minimalis, dan ruang kantor yang nyaman namun fungsional.
Bar
Dalam Film

Adegan di mana Dasha memutuskan untuk pergi sendiri dalam perjalanan dinas dan setelah itu memutuskan untuk merayakan awal perjalanan yang akan datang di salah satu bar ramai di kota. Di sana, temannya adalah teman pendiam kesayangannya – pohon ficus. Dan juga seorang pria asing menawan berkacamata oranye mencoba merebut hati gadis itu.
Dalam Kenyataan


Adegan ini difilmkan di bar "Sovest" - sebuah tempat bergaya loteng yang trendi, terletak di pusat bersejarah Perm. Interiornya memadukan elemen industri dengan suasana nyaman: dinding bata, detail logam dan kayu, balok terbuka, dan jendela besar yang memungkinkan cahaya lembut masuk. Bar ini menarik pengunjung tidak hanya dengan desainnya yang unik, tetapi juga dengan masakan lokal, terutama pizza, pasta, dan salad segar. Tempat ini sangat cocok untuk bersantai bersama teman, pertemuan romantis, dan bahkan nongkrong dengan pohon ficus.
Istana Budaya
Dalam Film



Adegan di mana Tokoh utama berpidato di Gedung Budaya kota Kizel. Dia awalnya mengikuti teks resmi, di mana dia berbicara tentang bagaimana Kementerian membantu wilayah tersebut, tetapi kemudian, melihat wajah teman seperjalanannya, dia memutuskan untuk mengubah arah ke pidato yang lebih informal.
Dalam Kenyataan


Adegan ini difilmkan di istana budaya kota Kizel. Ini adalah bangunan kecil namun bersejarah dan penting bagi kota. Arsitektur istana memadukan elemen konstruktivisme Soviet dengan ciri-ciri bangunan umum yang lebih tradisional. Di dalam Istana Budaya terdapat ruang untuk berbagai acara: dari pertunjukan teater dan konser hingga pertemuan publik dan pameran. Istana Budaya berfungsi sebagai pusat kehidupan budaya kota, tempat berlangsungnya latihan kelompok kreatif lokal, pemutaran film, lokakarya, dan perayaan.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.