Film ini difilmkan di beberapa lokasi di AS, masing-masing dipilih untuk menciptakan suasana yang paling realistis dan autentik. Syuting utama mencakup kota-kota seperti New York, Atlanta, Charlotte, dan Los Angeles. New York, tempat kejadian nyata, menjadi lokasi sentral untuk syuting. Adegan di Sungai Hudson dan Bandara LaGuardia difilmkan di sana untuk menjaga keaslian dan menyampaikan kepada penonton suasana kota tempat «keajaiban» terjadi. New York juga menyediakan berbagai lokasi syuting, seperti Pier 41 dan East River, yang memungkinkan terciptanya adegan yang dinamis dan realistis. Atlanta, Georgia, dipilih untuk syuting interior, seperti ruang kendali dan ruang sidang, yang difilmkan di Gwinnett Technical College. Tempat ini menyediakan interior yang sesuai dan fasilitas untuk kru film. Selain itu, adegan Sully pergi ke pub dan rumahnya difilmkan di Atlanta, yang memungkinkan terciptanya momen yang lebih intim dan pribadi dalam film.
Charlotte, Carolina Utara, digunakan untuk syuting adegan simulator, yang memungkinkan penggambaran pelatihan pilot dalam kondisi yang sedekat mungkin dengan kenyataan. Ini menambah kredibilitas teknis dan kedalaman film. Los Angeles dan studio Universal serta Warner Brothers di California menyediakan kondisi yang diperlukan untuk syuting adegan rumit, seperti pendaratan pesawat di air dan adegan di kokpit. Studio-studio ini memastikan keamanan dan kualitas syuting, yang sangat penting untuk menciptakan momen realistis dan menegangkan dalam film.
Masing-masing lokasi ini dipilih bukan secara kebetulan, tetapi dengan tujuan untuk menyampaikan suasana dan peristiwa yang terkait dengan pendaratan darurat Penerbangan 1549 di Sungai Hudson setepat mungkin. Ini memungkinkan terciptanya film yang tidak hanya menceritakan kisah, tetapi juga membenamkan penonton dalam realitas apa yang terjadi.
Lokasi Syuting:
Tanggul
Di Film



Adegan di mana Sully berlari di sepanjang tanggul dan hampir ditabrak taksi. Di awal film, Kapten Chesley "Sully" Sullenberger (Tom Hanks) bangun di apartemennya dan pergi jogging di sepanjang tanggul Manhattan. Dia berlari di sepanjang East River, melewati Water Side Plaza, dan tenggelam dalam pikirannya tentang peristiwa yang harus dia lalui. Dalam pikirannya, kenangan tentang pendaratan darurat dramatis di Sungai Hudson dan penyelidikan selanjutnya muncul. Saat itu, dia menyeberang jalan dan hampir ditabrak mobil, yang menekankan ketegangan batin dan keteralihannya. Adegan ini menekankan pergulatan batin Sully dan perjuangannya dengan stres pasca-trauma.
Di Kenyataan



Adegan ini difilmkan di tanggul Manhattan dekat East 28th Street dan East River, di area Water Side Plaza. Lokasi ini dipilih untuk syuting guna menyampaikan suasana New York dan menunjukkan bagaimana Sully berusaha mengatasi akibat kecelakaan di lingkungan kota yang akrab baginya. Tanggul dan pemandangan sungai menciptakan kontras antara ketenangan alam sekitar dan ketegangan batin sang pahlawan.
Acara Malam David Letterman
Di Film


Adegan di mana Kapten Chesley "Sully" Sullenberger (Tom Hanks) dan krunya muncul di acara malam David Letterman. Letterman mengajukan pertanyaan kepada kru tentang bagaimana penerbangan berlangsung dan apa yang terjadi selama pendaratan darurat. Sully dan rekan-rekannya, termasuk kopilot Jeff Skiles (Aaron Eckhart), menceritakan pengalaman dan tindakan mereka hari itu. Mereka tersenyum dan tertawa, mendiskusikan bagaimana semuanya berakhir, dan bagaimana mereka berhasil menyelamatkan pesawat dan semua penumpang di dalamnya. Namun, terlepas dari kegembiraan dan lelucon lahiriah, terlihat bahwa karakter Tom Hanks masih khawatir dan terkejut dengan apa yang terjadi. Adegan ini menekankan bagaimana kru mengatasi situasi dan mampu menemukan kekuatan untuk bercanda dan bersukacita bahwa semuanya berakhir dengan baik, tetapi juga menunjukkan bahwa Sully masih mengalami ketegangan dan stres batin.
Di Kenyataan



Adegan ini difilmkan di Ed Sullivan Theatre, yang terletak di Manhattan. Tempat bersejarah ini terkenal dengan syuting televisinya: teater ini dibangun pada tahun 1926-1927, tetapi pada tahun 1950 teater ini diubah menjadi studio televisi CBS dan dikenal sebagai Studio 50. Pada tahun 1967, namanya diubah menjadi Ed Sullivan Theatre untuk menghormati pembawa acara terkenal Ed Sullivan, yang acaranya "The Ed Sullivan Show" ditayangkan dari studio ini dari tahun 1953 hingga 1971. Saat ini, Ed Sullivan Theatre terus digunakan untuk syuting acara televisi populer. Pada periode ketika film "Miracle on the Hudson" berlangsung, pembawa acara malam adalah David Letterman. Acaranya, "Late Show with David Letterman", ditayangkan dari teater ini dari tahun 1993 hingga 2015. Saat ini, di tempat yang sama, syuting acara "The Late Show with Stephen Colbert" dilakukan. Lokasi ini sangat cocok untuk syuting adegan dalam film "Miracle on the Hudson" karena menambah realisme dan keaslian. Penggunaan tempat nyata di mana syuting acara malam benar-benar berlangsung memungkinkan penonton untuk merasa menjadi bagian dari peristiwa dan lebih memahami suasana saat itu.
Bandara LaGuardia
Di Film



Adegan di mana momen sebelum lepas landas Penerbangan 1549 dari Bandara LaGuardia ditampilkan. Penumpang naik ke pesawat, kru bersiap untuk penerbangan, dan Sully serta Skiles mendiskusikan rute dan kondisi cuaca. Penumpang yang terlambat terlihat bergegas menuju penerbangan, dan yang terakhir berlari ke pesawat tepat sebelum lepas landas. Pesawat bersiap untuk lepas landas, dan penonton melihat cuplikan Bandara LaGuardia di latar belakang. Adegan ini menyampaikan rutinitas biasa sebelum lepas landas, menciptakan kontras dengan peristiwa dramatis berikutnya.
Di Kenyataan



Adegan ini difilmkan di Bandara LaGuardia di Queens, New York. Lokasi ini dipilih karena signifikansinya dalam kisah nyata: dari bandara inilah Penerbangan 1549 lepas landas, yang menambah keaslian dan realisme. Syuting di bandara nyata memungkinkan penonton untuk merasa menjadi bagian dari peristiwa dan lebih memahami suasana saat itu. Selain itu, LaGuardia adalah tempat yang dikenal, yang meningkatkan dampak emosional dari adegan tersebut.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.