Film ini difilmkan di AS, di New York dan di Semenanjung Cape Cod. Adegan-adegan utama difilmkan di New York, tempat sebagian besar aksi film berlangsung. Gambar-gambar yang diambil di Semenanjung Cape Cod digunakan untuk adegan petualangan masa kecil Allan ketika ia pertama kali bertemu putri duyung. Di antara lokasi ikonik di New York yang digunakan dalam film: Pulau Liberty, department store Bloomingdale's, Marble Collegiate Church, serta Madison Avenue dan American Museum of Natural History. Di sana difilmkan penampilan pertama Madison di darat dan pertama kali berbelanja, serta adegan pernikahan dan adegan penculikan putri duyung ketika ia ditahan oleh pihak berwenang. Adegan-adegan lainnya difilmkan di Cadman Plaza dan Furman Street di Brooklyn, dekat Jembatan Brooklyn dan di beberapa jalan lain di New York.

Lokasi syuting:

Pulau Liberty

Di film

Adegan di mana putri duyung Madison naik ke darat di Pulau Liberty tepat di bawah Patung Liberty. Film dimulai dengan kenangan masa kecil Allan Bauer yang secara tidak sengaja jatuh ke air di Cape Cod. Di dalam air, ia diselamatkan oleh seorang putri duyung muda yang tidak diperhatikan oleh orang tuanya. Putri duyung, yang tidak terlihat oleh siapa pun kecuali Allan, mencegahnya tenggelam dan membantunya naik ke permukaan. Bertahun-tahun kemudian, Allan, yang masih belum bisa berenang, jatuh ke air lagi dan pingsan, dan putri duyung yang sama kembali menyelamatkan nyawanya. Ingin menemukan Allan, putri duyung Madison naik ke darat tepat di bawah Patung Liberty. Gadis telanjang itu ditangkap dan, setelah menemukan dompet atas nama Bauer, dikirim kepadanya.

Di dunia nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Pulau Liberty di New York, tempat Patung Liberty berada. Landmark terkenal ini adalah simbol AS dan New York, serta perwujudan kebebasan dan demokrasi. Terletak tiga kilometer dari ujung selatan Manhattan. Lokasi ini sangat cocok untuk memulai cerita karena beberapa alasan. Tempat ini melambangkan kebebasan dan kehidupan baru, yang sangat sesuai dengan konteks cerita di mana putri duyung Madison, telanjang dan tanpa barang, meninggalkan dunia bawah lautnya dan naik ke darat untuk memulai kehidupan baru di kota bersama Alan. Selain itu, Pulau Liberty dikelilingi oleh air di semua sisi, menjadikannya tempat yang logis di mana putri duyung bisa berenang pertama kali.

Bloomingdale's

Di film

Adegan di mana Madison mengunjungi department store mewah Bloomingdale's. Allan terpaksa meninggalkan putri duyung sendirian di hotel. Duduk sendirian, ia menyalakan TV dan melihat wanita cantik dengan pakaian bergaya, yang jauh lebih cantik dari yang ia kenakan. Segera di layar muncul iklan department store Bloomingdale's dan Madison memutuskan untuk pergi ke sana untuk membeli barang-barang cantik itu. Di Bloomingdale's, mata Madison terbelalak melihat berbagai macam barang. Pertama-tama ia masuk ke butik pakaian wanita, di mana ia dibantu memilih beberapa pakaian, lalu secara tidak sengaja berakhir di bagian elektronik. Ia takjub dengan teknologi manusia, dan perhatiannya tertarik pada program kebugaran yang ditayangkan di layar TV. Madison menghabiskan lebih dari enam jam di dekat mereka, sehingga menarik perhatian staf toko. Pada saat itu, Allan berlari untuk menjemputnya kembali ke hotel.

Di dunia nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di department store terkenal Bloomingdale's. Bloomingdale's adalah salah satu pusat perbelanjaan paling terkenal dan bersejarah di AS. Didirikan oleh saudara Joseph dan Lyman Bloomingdale pada tahun 1861, dan pada tahun 1872 toko utama dibuka di Third Avenue, yang muncul di film ini dan banyak film lainnya. Bloomingdale's menjadi toko pertama yang menawarkan berbagai macam barang di bawah satu atap, yang merupakan ide revolusioner untuk perdagangan Amerika pada saat itu. Seiring waktu, department store ini menjadi simbol kemewahan dan mode, menarik pembeli dari seluruh dunia. Masuk akal bahwa Madison pergi ke toko ini: Bloomingdale's adalah salah satu department store paling populer pada saat itu, dan sering diiklankan di televisi. Selain itu, lokasi ini sangat mencerminkan kontras antara dunia bawah laut putri duyung dan kehidupan kota, membuat adegan ini sangat berkesan dan menarik secara visual.

Museum Sejarah Alam

Di film

Adegan di mana Allan bersama saudaranya Freddie dan Dr. Walter Kornblath membebaskan putri duyung Madison dari kurungan. Kornblath di sebuah pesta menyiram Madison dengan air sehingga ekor putri duyungnya tumbuh, dan ia jatuh ke laboratorium penelitian di American Museum of Natural History. Di tempat ini, para ilmuwan melakukan eksperimen padanya, mencoba menemukan penjelasan rasional tentang keberadaan putri duyung. Melihat ini, Dr. Kornblath menyesali perbuatannya dan bergabung dengan Allan dan Freddie untuk menyelamatkan Madison.

Di dunia nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di American Museum of Natural History di New York. Ini adalah salah satu museum sejarah alam terbesar dan paling terkenal di dunia, didirikan pada tahun 1869 dan berisi lebih dari 32 juta spesimen, termasuk makhluk laut. Dalam film, ruang pameran "Kehidupan Laut" dengan patung paus biru raksasa ditampilkan, di mana berbagai makhluk laut dipamerkan. Melewatinya, para karakter masuk ke ruang penelitian museum. Museum ini sangat cocok dengan alur film karena sesuai: di sini dikumpulkan semua informasi tentang makhluk laut masa lalu dan sekarang, dan di tempat seperti itulah para ilmuwan dapat mempelajari putri duyung. Selain itu, arsitektur yang mengesankan dan pameran yang luas menciptakan suasana signifikansi ilmiah, yang juga sesuai dengan alur film.