Syuting film ini berlangsung di Amerika Serikat. Lokasi utama termasuk New York City dan Lattingtown di Long Island. Di antara lokasi terkenal di New York City, Hotel Langham digunakan, yang menambah sentuhan elegan dan mewah pada film, serta kafe tua Cafe Des Artistes. Lokasi lainnya termasuk Park Avenue dan East 56th Street. Di Lattingtown, sebuah rumah tua bergaya kolonial yang dibangun pada tahun 1898 digunakan untuk syuting. Rumah ini, yang kondisinya memprihatinkan seperti yang dialami para karakter dalam cerita, menjadi latar utama film.
Selain itu, untuk salah satu adegan di akhir film, Villa Vizcaya di Miami digunakan, yang dalam film tersebut menggambarkan Rio de Janeiro.
Lokasi Syuting:
Apartemen Max
Dalam Film



Adegan di mana Walter dan Anna terbangun dan mengetahui kembalinya mantan suami Anna, Max. Mereka bangun, mendiskusikan hubungan mereka, lalu tiba-tiba manajer Max bersama para pekerja muncul di kamar dan meminta Anna dan Walter untuk meninggalkan tempat itu. Dia bertanya apakah mereka sudah menemukan tempat sewaan, dan setelah mendapat jawaban negatif, dia menjawab bahwa dia tidak bisa membantu mereka dan mereka harus meninggalkan apartemen. Walter dan Anna menyadari bahwa mereka tidak bisa tinggal lebih lama lagi, dan mulai mengemasi barang-barang mereka untuk pindah.
Dalam Kenyataan



Adegan ini difilmkan di 'The Langham' di Manhattan. Ini adalah bangunan bersejarah yang dibangun antara tahun 1905 dan 1907 dengan gaya Kekaisaran Kedua Prancis, dan pada awal abad ke-20 dianggap sebagai salah satu kompleks perumahan paling modern di New York: setiap apartemen memiliki akses ke es, yang pada saat itu digunakan untuk mendinginkan makanan dan minuman, yang pada saat pembangunan gedung dianggap sebagai salah satu fasilitas perumahan utama. Dalam film, apartemen mewah di gedung ini bukan milik Anna, atau pacar barunya Walter, melainkan milik mantan suami Max. Max adalah seorang pengusaha kaya, dan apartemen ini sesuai dengan status keuangannya.
Restoran dengan Mural
Dalam Film



Adegan di mana Anna bertemu Max di sebuah restoran. Anna mencoba menjual sebagian hartanya kepada suaminya untuk mendapatkan uang tambahan untuk menyewa atau membeli rumah bersama Walter. Max setuju dan mengundang Anna makan siang di restoran mahal. Selama pertemuan, dia mencoba mempesonanya dan meyakinkannya untuk kembali padanya, tetapi tidak berhasil: Anna menjawab bahwa dia jatuh cinta dengan Walter dan sekarang melihat masa depannya bersamanya.
Dalam Kenyataan




Adegan ini difilmkan di restoran Café des Artistes di Manhattan. Restoran ini adalah tempat terkenal di New York, dikenal dengan suasana romantis dan uniknya, serta lukisan dindingnya. Dibuka pada tahun 1917 dan menjadi tempat populer di kalangan banyak seniman terkenal seperti Marcel Duchamp, Norman Rockwell, dan Rudolph Valentino. Restoran ini terkenal dengan makan malam mewahnya dan mural terkenal yang dilukis oleh seniman Howard Chandler Christy, yang tinggal di gedung sebelah. Tidak mengherankan bahwa Max, sebagai seorang konduktor yang egosentris, memilih tempat ini untuk bertemu Anna: suasana mewah restoran sesuai dengan profesi kreatifnya dan status sosial serta keuangannya yang tinggi. Sayangnya, restoran asli tutup pada tahun 2009. Di tempatnya, pada tahun 2011, sebuah restoran baru bernama 'The Leopard at des Artistes' dibuka, yang mewarisi tradisi pendahulunya, mempertahankan mural Christy yang terkenal serta status tinggi tempat tersebut, yang sering menerima tamu-tamu terkenal karena kekuasaan mereka di masyarakat New York.
Restoran dengan Mural
Dalam Film



Adegan di mana Anna bertemu Max di sebuah restoran. Anna mencoba menjual sebagian hartanya kepada suaminya untuk mendapatkan uang tambahan untuk menyewa atau membeli rumah bersama Walter. Max setuju dan mengundang Anna makan siang di restoran mahal. Selama pertemuan, dia mencoba mempesonanya dan meyakinkannya untuk kembali padanya, tetapi tidak berhasil: Anna menjawab bahwa dia jatuh cinta dengan Walter dan sekarang melihat masa depannya bersamanya.
Dalam Kenyataan




Adegan ini difilmkan di restoran Café des Artistes di Manhattan. Restoran ini adalah tempat terkenal di New York, dikenal dengan suasana romantis dan uniknya, serta lukisan dindingnya. Dibuka pada tahun 1917 dan menjadi tempat populer di kalangan banyak seniman terkenal seperti Marcel Duchamp, Norman Rockwell, dan Rudolph Valentino. Restoran ini terkenal dengan makan malam mewahnya dan mural terkenal yang dilukis oleh seniman Howard Chandler Christy, yang tinggal di gedung sebelah. Tidak mengherankan bahwa Max, sebagai seorang konduktor yang egosentris, memilih tempat ini untuk bertemu Anna: suasana mewah restoran sesuai dengan profesi kreatifnya dan status sosial serta keuangannya yang tinggi. Sayangnya, restoran asli tutup pada tahun 2009. Di tempatnya, pada tahun 2011, sebuah restoran baru bernama 'The Leopard at des Artistes' dibuka, yang mewarisi tradisi pendahulunya, mempertahankan mural Christy yang terkenal serta status tinggi tempat tersebut, yang sering menerima tamu-tamu terkenal karena kekuasaan mereka di masyarakat New York.
Rumah Baru Anna dan Walter
Dalam Film



Adegan di mana Anna dan Walter pindah ke rumah baru dan mulai menata tempat tinggal mereka. Anna dan Walter membeli sebuah rumah besar dengan harga yang sangat murah — hanya 200.000 dolar, padahal nilai sebenarnya adalah satu juta dolar. Begitu mereka pindah dan memulai renovasi, mereka menghadapi banyak masalah serius. Rumah itu benar-benar runtuh di depan mata mereka: pintu depan terlepas dari dinding, tangga runtuh, pipa ledeng tersumbat, sistem listrik terbakar, dan bak mandi jatuh menembus lantai. Meskipun menghadapi semua kesulitan, Anna dan Walter memutuskan untuk mengatasinya dan melakukan renovasi mahal yang akan mengubah reruntuhan ini menjadi rumah mereka.
Dalam Kenyataan


Adegan ini difilmkan di sebuah rumah besar abad ke-19 yang nyata di Lattingtown. Ini adalah pemukiman kecil yang terletak sekitar 25 mil di timur Manhattan, bukan bagian dari New York City sendiri, melainkan pinggirannya. Lattingtown dikenal dengan suasana tenang dan rumah-rumah bersejarahnya, menjadikannya tempat yang menarik bagi mereka yang mencari kehidupan mewah yang lebih tenang di luar hiruk pikuk kota. Rumah besar yang digunakan dalam film ini dibangun pada tahun 1898 dan dikenal dengan nama 'Northway': sebuah rumah mewah bergaya kolonial dengan banyak detail asli, seperti perapian batu dan kaca timah. Pada saat syuting, rumah itu milik Eric Ridder, seorang juara Olimpiade dalam olahraga layar, dan dalam kondisi bobrok. Karena itulah rumah itu dipilih untuk syuting. Setelah film dirilis, rumah besar itu menjadi populer di AS. Pada tahun 2002, rumah itu dijual seharga 2,1 juta dolar. Pada tahun 2010-an, rumah besar itu direnovasi total dan dijual pada tahun 2019 dengan harga sekitar 3,5 juta dolar, yang ternyata lebih kecil dari biaya renovasinya.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.