Film ini difilmkan di berbagai lokasi ikonik di Moskow, yang menambah realisme dan pengenalan. Salah satu lokasi syuting utama adalah Universitas Negeri Moskow (MGU), tempat adegan-adegan kunci dengan protagonis Dmitry Maikov terjadi. Distrik Moskow-City juga memainkan peran penting, tempat adegan aksi yang mendebarkan berlangsung, termasuk pertempuran akhir antara Dima dan antagonis Viktor Kuptsov.
Adegan pertempuran udara difilmkan di distrik Novokosino, dan Menara Berlian juga muncul dalam momen-momen menegangkan film. Banyak adegan dinamis dengan penerbangan Black Lightning difilmkan di atap-atap gedung di pusat Moskow, yang memberikan tontonan tambahan pada film.
Lokasi syuting:
Universitas
Di film


Adegan di mana Dima dan temannya Max berada di kuliah di universitas, tempat Viktor Kuptsov, seorang pengusaha sukses, berbicara. Kuptsov berbagi pandangannya tentang kehidupan dan bisnis, menyatakan bahwa setiap orang untuk dirinya sendiri, yang sangat memengaruhi Dima. Pada saat ini, dia menyadari bahwa hidupnya perlu berubah. Max, yang secara aktif mendekati teman sekelasnya Nastya, menunjukkan status dan kesuksesannya, sementara Dima merasa tidak percaya diri karena Volga tuanya dan kekurangan uang.
Di dunia nyata

Adegan ini difilmkan di Universitas Negeri Moskow (MGU). Tempat ini sangat cocok untuk syuting karena arsitekturnya yang megah dan statusnya sebagai salah satu institusi pendidikan paling terkenal di Rusia. MGU melambangkan pengetahuan dan ambisi, yang selaras dengan pergulatan batin protagonis, Dmitry Maikov. Ruang kuliah universitas, yang dipenuhi mahasiswa, menciptakan suasana proses belajar dan energi muda. Di sini Dima berhadapan dengan ide-ide Profesor Kuptsov tentang kehidupan dan kesuksesan, yang menjadi titik balik bagi karakternya. Koridor dan aula universitas yang ekspresif secara visual menekankan kontras antara impian mahasiswa dan kenyataan yang harus mereka hadapi. Selain itu, MGU adalah tempat ikonik di Moskow, yang menambah warna lokal pada film dan membuatnya lebih dekat dengan penonton.
Toko bunga
Di film


Adegan di mana Setelah terinspirasi oleh kuliah Profesor Kuptsov, dia memutuskan untuk mulai menghasilkan uang dengan bekerja sebagai kurir di toko bunga. Dima menggunakan Volga GAZ-21 tuanya, yang segera menunjukkan kemampuan uniknya—kemampuan untuk terbang. Pekerjaan ini tidak hanya memberinya keuntungan finansial, tetapi juga popularitas di kalangan pelanggan. Dia dengan cepat menguasai mengemudi mobil terbang dan mulai mengirimkan pesanan dengan kecepatan luar biasa, melewati kemacetan lalu lintas Moskow. Berkat Black Lightning, Dima menghasilkan banyak uang dan bahkan mengundang kekasihnya Nastya ke restoran mewah.
Di dunia nyata

Adegan ini difilmkan di area Jalan Sadovaya-Spasskaya, 13с2, Moskow. Toko bunga terletak di sebuah bangunan tua dengan arsitektur khas, yang berada di halaman. Tempat ini sangat cocok untuk syuting karena penampilannya yang atmosferik: gang sempit yang dikelilingi bangunan era Soviet menciptakan perasaan nyaman dan sekaligus menekankan kesederhanaan dan kesulitan hidup protagonis. Di dekatnya sebelumnya terdapat restoran Tavaduri (sekarang tutup), yang menambah suasana kota yang hidup pada tempat tersebut. Lokasinya tidak jauh dari stasiun metro Krasnye Vorota, membuatnya mudah diakses dan dikenali oleh penonton. Bangunan tua toko melambangkan tahap awal perjalanan Dima, yang mencoba menghasilkan sedikit uang dengan mengantarkan bunga. Kontras antara tempat kerja yang sederhana dan mobil terbangnya yang unik memperkuat drama adegan tersebut.
Perampokan di jalan
Di film


Adegan di mana Ayah Dima, sebagai orang yang berprinsip dan adil, melihat seorang penjahat yang mencoba melarikan diri dengan barang curian. Tanpa berpikir panjang, dia mengejarnya. Tindakan ayahnya energik dan tegas: dia mengejar pencuri dan menghentikannya secara fisik. Meskipun usianya sudah lanjut dan tidak memiliki keterampilan khusus, dia menunjukkan keberanian dan ketegasan, yang menekankan karakternya yang kuat. Namun, tindakan ini menyebabkan konflik dengan penjahat, yang mengakibatkan ayahnya ditikam.
Di dunia nyata

Adegan ini difilmkan di Podkolokolny Lane, 16/2, Moskow. Tempat ini sangat cocok untuk adegan tersebut karena realisme dan atmosfernya. Jalan ini cukup tenang dan tidak terlalu lebar, menciptakan perasaan intim. Di dekat jalan terdapat taman kecil, yang menambah dinamika adegan: pencuri mungkin mencoba melarikan diri ke sana untuk bersembunyi. Lokasi ini juga menekankan hubungan ayah Dima dengan daerah tersebut—dia tinggal tidak jauh dari sana, jadi dia sangat mengenal area tersebut.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.