Film ini difilmkan di berbagai lokasi bersejarah, yang membantu menciptakan suasana otentik tahun 1930-an. Lokasi syuting utama adalah Chicago, tempat Dillinger melakukan perampokan beraninya. Lokasi penting lainnya adalah Crown Point di Indiana, tempat adegan pelarian dari penjara berlangsung. Pondok Little Bohemia di Wisconsin menjadi tempat Dillinger dan gengnya bersembunyi dari polisi, dan di sinilah adegan baku tembak yang menegangkan difilmkan.
\r\nTeater di Chicago tempat Dillinger dibunuh juga direkonstruksi untuk syuting, menambah realisme. Syuting juga berlangsung di kota-kota lain di Wisconsin, seperti Milwaukee dan Madison, memungkinkan terciptanya latar yang beragam untuk peristiwa film. Pemilihan lokasi bersejarah yang nyata membantu menghanyutkan aktor dan penonton ke dalam era tersebut, membuat film lebih autentik dan emosional. Sutradara Michael Mann memperhatikan detail, menjadikan film ini tidak hanya drama kriminal tetapi juga rekonstruksi sejarah.

Lokasi syuting:

Pelarian dari penjara

Di film

Adegan di mana Johnny berada di penjara negara bagian Indiana. Untuk membantu kaki tangannya, Dillinger menggunakan pistol palsu untuk menakut-nakuti penjaga dan mengatur pelarian. Selama operasi, mentornya Walter tewas dalam baku tembak dengan penjaga, menambah drama pada adegan. Setelah berhasil melarikan diri, Dillinger dan gengnya menuju ke peternakan terdekat, di mana mereka berganti pakaian dan beristirahat sebelum pergi ke tempat aman di Chicago.

Di kehidupan nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di penjara yang terletak di 19647 Division St, Crest Hill, Illinois. Penjara nyata ini dipilih karena signifikansi historis dan arsitekturnya yang baik dalam menyampaikan suasana tahun 1930-an.\r\nTemboknya yang kokoh dan koridor yang dijaga menciptakan ketegangan, meningkatkan efek dramatis adegan. Lokasi di Illinois juga sangat cocok untuk alur cerita, karena Dillinger beroperasi di Chicago dan sekitarnya.\r\nAdegan pelarian menunjukkan keberanian dan tekad tokoh utama, serta kemampuannya mengatur operasi rumit yang melibatkan gengnya. Hubungan historis penjara dengan peristiwa nyata menjadikannya elemen narasi yang penting. Pemilihan lokasi ini berkontribusi pada penciptaan film yang realistis dan emosional.

Perampokan bank

Di film

Adegan di mana John Dillinger dan gengnya merampok National Bank di New Carlisle. Dillinger, dengan percaya diri memerintah kaki tangannya, memerintahkan untuk mengumpulkan uang, menunjukkan kualitas kepemimpinan dan keberanian.\r\nSalah satu anggota geng mulai panik ketika alarm berbunyi, dan ketegangan meningkat. Dillinger bereaksi dengan tekad dingin, menenangkan rekannya dan terus bertindak sesuai rencana. Para perampok dengan cepat mengumpulkan uang tunai dari kasir sementara nasabah dan karyawan bank dalam keadaan syok.\r\nSelama perampokan, terdengar suara tembakan dan teriakan, menciptakan suasana kacau. Meskipun ada kesulitan, Dillinger dan timnya berhasil meninggalkan bank dengan mobil, membawa 10 ribu dolar.

Di kehidupan nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di depan Kuil Masonik yang terletak di 204 Washington Ave, Oshkosh, Wisconsin. Bangunan bersejarah ini, dibangun pada tahun 1925, sangat cocok untuk menciptakan kembali suasana tahun 1930-an berkat gaya arsitektur Art Deco-nya.\r\nKeaslian kuil dengan elemen arsitektur khasnya membantu menciptakan latar yang realistis untuk adegan perampokan. Signifikansi historis bangunan menambah konteks pada peristiwa, menekankan hubungan dengan peristiwa nyata dalam kehidupan John Dillinger.\r\nLokasi di Oshkosh, Wisconsin, memungkinkan hubungan alur cerita dengan tempat-tempat di mana Dillinger benar-benar beroperasi. Penampilan luar Kuil Masonik dengan fasad megahnya menciptakan suasana tegang dan antisipasi, yang meningkatkan efek adegan.

Bioskop

Di film

Adegan di mana Dillinger keluar dari bioskop, tidak menyadari bahwa agen FBI sudah menunggunya. Anna Sage, yang memberikan lokasinya dengan imbalan janji tidak akan dideportasi, mengenakan pakaian tertentu agar agen mudah melihat mereka. Begitu mereka keluar, agen melepaskan tembakan ke arah Dillinger.\r\nAkibat tembakan, ia terkena empat luka, satu di antaranya fatal. Kematian Dillinger terjadi seketika, dan tubuhnya tetap di aspal sampai diambil.

Di kehidupan nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di bioskop Biograph yang asli di Chicago, tempat peristiwa bersejarah terjadi pada 22 Juli 1934. Di sinilah, setelah menonton film Manhattan Melodrama, Dillinger ditembak mati oleh agen FBI. Pemilihan lokasi ini menambah keaslian dan akurasi historis pada adegan, memungkinkan penonton merasakan hubungan dengan peristiwa nyata.\r\nBioskop ini sangat cocok untuk adegan akhir berkat arsitektur dan suasananya yang menyampaikan semangat tahun 1930-an. Lampu neonnya yang terang dan kerumunan orang menciptakan ketegangan dan drama, meningkatkan efek kejutan serangan. Lokasi ini juga melambangkan akhir era gangster dan puncak pertarungan antara dunia kriminal dan hukum.\r\nSyuting di tempat nyata di mana kematian Dillinger terjadi membuat adegan lebih emosional dan bermakna.