Syuting film berlangsung di New York. Lokasi utama film ini adalah Teater St. James di New York, yang terletak di 44th Street. Panggung teater dan pintu masuk utama adalah lokasi nyata, sementara ruangan lainnya, termasuk ruang ganti dan koridor, dibuat ulang di Kaufman Astoria Studios di Queens. Jalan-jalan Michael Keaton dengan pakaian dalam di Times Square juga difilmkan di lokasi asli. Film ini menggabungkan syuting di lokasi ikonik New York dan pekerjaan di studio, menciptakan gaya visual yang unik.
Lokasi syuting:
Jalan
Di film


Adegan di mana Riggan berjalan bersama Mike untuk minum kopi. Riggan Thomson menyutradarai adaptasi Broadway dari kumpulan cerita pendek Raymond Carver 'What We Talk About When We Talk About Love'. Dia bertindak sebagai sutradara, produser, dan pemeran utama dalam produksi ini, menginvestasikan semua kekuatan dan dananya dalam proyek ini, berharap mendapatkan kembali pengakuan dan membuktikan dirinya sebagai aktor serius. Mike Shainer muncul dalam drama setelah aktor sebelumnya cedera. Dia berbakat dan karismatik, tetapi karakternya yang tidak terduga menimbulkan banyak masalah. Konflik antara Riggan dan Mike muncul karena perbedaan kreatif dan ambisi pribadi. Dalam adegan ini, Riggan mencoba berdiskusi secara pribadi dengan Mike tentang kesulitan interaksi mereka dan mencapai kesepakatan demi drama.
Di dunia nyata


Adegan difilmkan di West 44th Street di Manhattan, antara 7th dan 8th Avenue. Tempat ini adalah bagian dari distrik teater terkenal New York, yang dikenal sebagai Broadway. Ini adalah pusat kehidupan teater, dengan banyak teater yang menampilkan pertunjukan Broadway terkenal. Di jalan ini juga terdapat banyak restoran, bar, dan toko yang melayani penggemar teater dan turis. Tempat ini ramai dan kaya budaya, menarik banyak orang setiap hari. Tidak jauh dari West 44th Street terdapat atraksi seperti Times Square dan Bryant Park. Pemilihan lokasi ini sangat sesuai dengan plot dan tema film. Karena film ini bercerita tentang kehidupan di balik layar produksi Broadway dan perjuangan pribadi seorang aktor yang mencari pengakuan, jalan ini adalah tempat yang alami dan simbolis untuk peristiwa tersebut. Ini memungkinkan untuk menyampaikan atmosfer dunia teater, ketegangannya, ambisi, dan kekacauannya, serta menambah realisme pada cerita. Penonton dapat merasakan menjadi bagian dari lingkungan ini, yang meningkatkan efek menonton film.
Teater
Di film


Adegan di mana Riggan naik ke panggung untuk menyelesaikan drama. Dia memutuskan untuk menggunakan senjata asli, bukan alat peraga, pada saat karakternya harus bunuh diri. Tindakan ini menjadi puncak perjuangan batin dan krisisnya, karena dia mencoba membuktikan nilainya sebagai aktor dan manusia. Dia menembak kepalanya sendiri di atas panggung, menyebabkan keterkejutan di antara penonton. Peristiwa ini tidak hanya mengejutkan publik, tetapi juga melambangkan pembebasan terakhir Riggan dari alter egonya, Birdman. Drama yang awalnya dimaksudkan sebagai cara untuk mendapatkan kembali ketenaran dan pengakuan, menjadi tempat katarsisnya. Setelah insiden ini, drama tersebut meraih kesuksesan tak terduga, dan Riggan akhirnya mencapai pengakuan yang ia impikan, tetapi dengan mengorbankan nyawanya.
Di dunia nyata


Adegan difilmkan di Teater St. James, salah satu teater Broadway paling terkenal. Ini terkenal dengan sejarahnya yang kaya, terkait dengan banyak musikal sukses. Bangunan teater ini memiliki interior bergaya Beaux-Arts yang indah, dengan dua balkon dan auditorium berlapis emas. Pemilihan Teater St. James sebagai lokasi utama untuk syuting film ini didasarkan pada signifikansi historisnya dan atmosfer otentik teater Broadway. Film ini bercerita tentang seorang aktor yang mencoba menghidupkan kembali karirnya di Broadway, sehingga syuting di teater asli menambah realisme dan kedalaman narasi.
Bar
Di film




Adegan di mana Riggan dan Mike mendiskusikan drama di bar. Setelah preview drama yang digagalkan oleh Riggan, Mike masuk ke bar, dan Riggan mengikutinya. Di bar, mereka mendiskusikan alasan mengapa Riggan begitu khawatir tentang drama tersebut. Riggan bercerita tentang serbet dengan kata-kata Raymond Carver yang dia terima di masa mudanya. Mike, bagaimanapun, mencatat bahwa serbet itu diambil dari bar, dan karena itu, Carver mungkin hanya mabuk, yang merendahkan pentingnya hadiah itu bagi Riggan. Di tengah diskusi, seorang penggemar mendekati Riggan dan meminta Mike untuk memotret mereka. Mike dengan enggan setuju dan pergi.
Di dunia nyata


Adegan difilmkan di bar The Rum House. Ini adalah bar koktail yang terletak di Broadway dan 8th Avenue, di jantung Distrik Teater. Ini terkenal dengan koktail buatannya yang ahli, terutama yang berbasis rum, serta musik live yang dimainkan setiap malam. Tempat ini menarik penduduk lokal dan turis yang ingin menikmati minuman berkualitas dan suasana menyenangkan di pusat Times Square. Pemilihan The Rum House sebagai lokasi syuting sangat cocok dengan konsep keseluruhan film. Terletak di Distrik Teater, ini mencerminkan atmosfer kehidupan Broadway yang menjadi tema sentral film. Interior dan suasana bar menciptakan rasa otentik dan membenamkan penonton ke dalam dunia intrik teater dan pengalaman pribadi karakter.

Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.