Film ini difilmkan di berbagai lokasi indah yang membantu menciptakan suasana unik. Syuting utama berlangsung di Los Angeles, yang menyediakan pemandangan kota yang beragam untuk adegan-adegan di Bumi. Beberapa episode difilmkan di gurun California, menambah misteri dan nuansa jahat pada penggambaran neraka. Sebagian besar syuting juga dilakukan di studio Universal Pictures, tempat set dibangun untuk adegan-adegan yang terjadi di neraka. Penggunaan elemen taman hiburan di beberapa adegan menambahkan aspek komedi dan hiburan pada alur cerita.

Lokasi Syuting:

Stasiun

Di Film

Adegan di mana Nicky, yang baru saja terlempar dari neraka yang panas, melihat sekeliling dengan bingung. Orang-orang berlalu lalang, cahaya menyilaukan mata, dan semua ini sangat kontras dengan pemandangan suram neraka yang biasa ia lihat. Di sampingnya berdiri asisten barunya – seekor bulldog yang bisa bicara bernama Beefy. Ia segera mulai memberi pengarahan kepada Nicky, menjelaskan bahwa saudara-saudaranya mungkin menyamar dalam berbagai wujud: dari pendeta hingga gelandangan jalanan. Beefy menekankan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian, karena tugasnya adalah menemukan mereka dan membawa mereka kembali ke neraka. Nicky, yang masih sedikit terpana oleh perubahan suasana yang tiba-tiba, menyadari bahwa misi duniawinya tidak akan mudah dan penuh kejutan.

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Grand Central Terminal di New York. Stasiun ini adalah lokasi syuting populer di New York karena daya tarik visual dan keasliannya. Grand Central Terminal berfungsi sebagai pusat transportasi bagi jutaan orang yang tiba dan meninggalkan Manhattan setiap hari. Stasiun ini sering digunakan dalam film untuk menetapkan adegan kedatangan di New York atau adegan yang berhubungan dengan transportasi. Aula utama yang luas dengan lukisan astronomi rumit yang dirancang oleh arsitek Whitney Warren dan seniman Paul César Helleu juga menambah daya tarik tempat ini.

Taman

Di Film

Adegan di mana Nicky melanjutkan pencariannya di kota besar yang asing, tetapi semuanya sia-sia. Setiap jam harapannya memudar, dan kakak-kakaknya seolah lenyap tanpa jejak. Dalam keputusasaan, Nicky masuk ke taman dan, menemukan batu besar, jatuh kelelahan di atasnya. Ia menolak untuk melanjutkan, bersikeras ingin kembali ke neraka di mana semuanya jelas dan sederhana. Beefy, asisten setia, tidak menyerah. Ia berusaha keras meyakinkan Nicky, mengingatkannya akan pentingnya misi mereka. Beefy mengusulkan untuk berpikir bersama ke mana lagi saudara-saudaranya mungkin pergi, tempat apa yang mungkin mereka sukai di dunia aneh ini.

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di bagian selatan Central Park di Manhattan. Central Park, seluas 341 hektar, adalah taman kota paling banyak dikunjungi di Amerika Serikat dan salah satu lokasi syuting paling populer di dunia. Hamparan hijau yang luas, banyak jembatan, dan patung menciptakan latar belakang sempurna untuk berbagai cerita yang berlangsung di New York. Central Park sering dipilih karena keindahan dan keterkenalannya, serta ruangnya yang memungkinkan kru dan peralatan syuting ditempatkan.

Kafe

Di Film

Adegan di mana Nicky dan Beefy menemukan sebuah jalan di mana seorang gadis duduk di bangku. Nicky, didorong oleh dorongan tiba-tiba, duduk di sampingnya dan mulai mencurahkan isi hatinya. Ia menceritakan tentang nasibnya yang sulit, betapa beratnya baginya karena kurangnya kasih sayang ayah. Gadis itu mendengarkan dengan saksama dan benar-benar tersentuh oleh ceritanya. Pada suatu saat, Nicky mengajaknya makan siang, tetapi ia menjawab bahwa ia tidak lapar. Sebagai gantinya, ia mengundangnya ke kafe es krim terdekat untuk mencicipi hidangan penutup.

Di Dunia Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di persimpangan MacDougal Street dan Minetta Lane di New York. Ini adalah jalan biasa dengan banyak toko dan kafe, terletak di kawasan Greenwich Village. MacDougal Street dikenal sebagai tempat paling berwarna dan menarik bagi turis yang berjalan-jalan di Village pada malam hari. Greenwich Village sendiri dikenal sebagai kawasan bohemian New York. Tempat seperti ini sangat cocok untuk adegan percakapan spontan antara Nicky dan gadis itu, karena suasananya mendukung komunikasi santai. Banyaknya kafe dan toko menciptakan suasana hidup, dan bangku di jalan memungkinkan para karakter duduk dengan nyaman untuk percakapan yang tulus.