Pengambilan gambar film ini mencakup beberapa lokasi untuk menyampaikan suasana dan semangat Google seakurat mungkin. Sebagian besar proses syuting berlangsung di kantor pusat Google yang sesungguhnya di Mountain View, California, di mana para aktor dapat membenamkan diri dalam lingkungan kerja nyata perusahaan. Adegan tambahan diambil di kantor Google lainnya, memungkinkan karyawan menyaksikan pembuatan film. Georgia, AS juga memainkan peran penting dalam menciptakan citra visual, di mana beberapa adegan interior dan eksterior diambil. Dalam film, Anda juga dapat melihat restoran pizza Rocky Mountain yang sesungguhnya, yang menjadi bagian dari alur cerita. Kombinasi lokasi nyata dan yang dibuat khusus memungkinkan tim film menciptakan dunia Google yang meyakinkan dan memikat bagi penonton.

Lokasi Syuting:

Kantor

Di Film

Adegan di mana Billy dan Nick pertama kali tiba di kantor Google. Saat masuk, mereka disambut oleh suasana kampus yang cerah dan modern, dipenuhi tanaman hijau dan ruang kreatif. Billy, dengan optimisme khasnya, mengagumi desain yang tidak biasa dan suasana bebas, sementara Nick berusaha mengatasi kegugupannya. Mereka berjalan melewati karyawan yang mengerjakan berbagai proyek dan melihat betapa bahagia dan antusiasnya semua orang dalam bekerja. Para karakter berhadapan dengan elemen budaya perusahaan yang mencolok, seperti area bermain dan tempat bersantai, yang membuat mereka terkejut. Pada suatu saat, mereka bahkan mencoba camilan dan minuman gratis. Namun, mereka segera menyadari bahwa mereka harus bersaing dengan peserta magang yang lebih muda dan lebih paham teknologi, yang menambah elemen ketegangan dalam petualangan mereka.

Di Dunia Nyata

Clique para abrir o mapa

Adegan ini diambil di kantor pusat perusahaan yang sesungguhnya, yang terletak di Mountain View, California. Tempat ini dipilih untuk syuting guna menyampaikan suasana budaya perusahaan Google yang unik, yang dikenal dengan pendekatan kerja yang kreatif dan bebas. Kru syuting bekerja sama secara aktif dengan karyawan Google, yang memungkinkan terciptanya lingkungan otentik yang mencerminkan tradisi dan nilai-nilai perusahaan yang sesungguhnya. Kampus Google menjadi latar belakang yang sempurna untuk menunjukkan kontras antara peserta magang muda dan karakter yang lebih berpengalaman, yang menambah elemen komedi dalam alur cerita.

Restoran Pizza

Di Film

Adegan di mana Billy dan Nick membawa tim magang mereka untuk meyakinkan pemilik tempat, Sal, agar menggunakan Google untuk mengembangkan bisnisnya. Awalnya, Sal bersikap skeptis karena tidak melihat perlunya teknologi modern untuk mengelola restoran pizzanya. Billy, dengan bakat alaminya dalam membujuk, mulai menjelaskan kepada Sal bagaimana Google dapat membantunya menarik lebih banyak pelanggan dan mengoptimalkan operasional. Nick, mendukung temannya, mendemonstrasikan bagaimana menggunakan iklan online dan alat Google lainnya untuk mempromosikan restoran pizza di internet. Para peserta magang, masing-masing dengan caranya sendiri, menawarkan ide dan solusi mereka, menunjukkan bagaimana teknologi dapat meningkatkan berbagai aspek bisnis. Pada akhirnya, berkat upaya bersama dan pemahaman akan kebutuhan Sal, tim berhasil meyakinkannya untuk menandatangani kontrak dukungan TI dengan Google.

Di Dunia Nyata

Clique para abrir o mapa

Adegan ini diambil di restoran pizza Rocky Mountain Pizza Company yang sesungguhnya. Ini adalah bangunan bata merah biasa dari restoran pizza di Atlanta. Rocky Mountain Pizza terletak tepat di seberang kampus barat Georgia Institute of Technology (Georgia Tech), menjadikannya tempat populer di kalangan mahasiswa. Pemilihan tempat khusus ini untuk syuting adegan restoran pizza cukup logis, karena dalam alur cerita, karakter utama perlu meyakinkan pemilik tempat lokal tentang keunggulan Google. Rocky Mountain Pizza adalah restoran pizza khas dengan suasana santai, di mana Anda bisa minum bir, makan pizza, dan menonton siaran olahraga.

Restoran

Di Film

Adegan di mana Billy dan Nick menjual jam tangan mahal di sebuah restoran. Mereka adalah wiraniaga profesional yang telah berkecimpung dalam bisnis ini sepanjang hidup mereka dan sangat sukses di bidangnya. Namun, dengan berkembangnya teknologi komputer, karier mereka hancur dan keterampilan mereka menjadi usang. Di awal film, Billy dan Nick kehilangan pekerjaan mereka di perusahaan penjualan jam tangan karena komputerisasi dunia. Karakter Wilson bahkan jatuh ke dalam depresi dan bekerja sebagai penjual kasur di toko saudara iparnya hanya untuk bertahan hidup.

Di Dunia Nyata

Clique para abrir o mapa

Adegan ini diambil di restoran di lantai dasar Fox Theatre di Atlanta. Fox Theatre adalah bangunan bersejarah dengan interior mewah dan unik bergaya Moor, menjadikannya latar belakang yang bagus untuk film. Restoran di lantai dasar menyediakan suasana yang cocok untuk adegan di mana para karakter mencoba membuat kesepakatan dan menunjukkan keterampilan penjualan mereka. Lokasi di tempat terkenal seperti itu dapat menambah pesona dan realisme ekstra pada adegan tersebut. Fox Theatre bukan sekadar teater, tetapi simbol budaya Atlanta, yang terkenal akan sejarah dan keindahannya. Penggunaan tempat ini dalam film membantu menciptakan adegan yang menarik secara visual dan berkesan.