Musikal Woody Allen membawa penonton ke tiga kota romantis: New York, Venesia, dan Paris. Di Venesia, kamera mengabadikan Piazza San Marco yang terkenal, Grand Canal dengan gondola, Campiello Barbaro tempat Joe bertemu Von, dan Hotel Gritti Palace. Interior tempat Joe bertemu Von di museum Tintoretto difilmkan di Scuola Grande di San Rocco. Paris tampil dalam film dengan segala pesonanya: dari Montmartre, tempat apartemen Joe Berlin di Rue Cortot, hingga Place Vendôme yang elegan dan restoran Julien di Rue du Faubourg St Denis. Tarian terkenal difilmkan di Pont de la Tournelle, dan pesta ala Marx Bersaudara di Théâtre National de Chaillot. Di New York, syuting berlangsung di Manhattan, khususnya di Fifth Avenue, Central Park, serta di rumah duka Campbell's di Madison Avenue, tempat adegan mayat menari difilmkan. Syuting juga dilakukan di East 71st, 81st, dan 93rd Street, menambah suasana kota New York pada film.

Lokasi Syuting:

Jalan

Di Film

Adegan di mana Skyler dan Holden berjalan-jalan di kota. Skyler dan Holden adalah pasangan muda yang bersiap menikah. Sekilas hubungan mereka tampak stabil dan mereka tampak jatuh cinta, namun di balik itu tersembunyi keraguan dan ketidakpastian: sebenarnya Skyler tidak yakin apakah dia benar-benar ingin mengikat hidupnya dengan Holden. Dia mulai menyadari bahwa perasaannya tidak sekuat yang dia kira. Dia mengalami konflik batin antara keinginan untuk mengikuti harapan sosial dan mencari cinta sejati.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di seberang Metropolitan Museum of Art di New York. The Met adalah salah satu museum seni terbesar dan paling terkenal di dunia, dengan koleksi lebih dari dua juta benda. Museum ini didirikan pada tahun 1870 dan sejak itu menjadi pusat budaya penting, menarik jutaan pengunjung setiap tahun. Museum ini terletak di apa yang disebut "Museum Mile" — bagian dari Fifth Avenue di mana museum-museum utama kota terkonsentrasi. Para pembuat film memilih lokasi ini karena keindahan arsitektur sekitarnya dan keterkenalannya. Air mancur menciptakan suasana romantis, dan syuting dengan latar belakang salah satu museum paling terkenal di dunia menambah nilai visual pada film.

Kafe-Toko Roti

Di Film

Adegan di mana Djuna dan Laura bertemu dengan seorang pria di kafe. Djuna dan Laura adalah dua saudara perempuan yang hidupnya saling terkait dengan latar belakang keluarga Dandridge yang eksentrik dan penuh kasih. Djuna adalah putri Steffi dari pernikahan pertama, cerdas, jeli, dan sedikit sinis. Djuna, seperti pengamat luar, mengomentari peristiwa film dan apa yang terjadi dengan keluarganya dengan ironi dan humor. Laura, sebaliknya, adalah gadis yang lebih pendiam dan kontemplatif. Dalam adegan ini, para saudari bertemu dengan seorang pria muda bernama Charles dan jatuh cinta padanya. Meskipun ada persaingan untuk perhatiannya dan kemungkinan kecemburuan, hubungan di antara mereka tetap hangat dan bersahabat.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di restoran E.A.T. di Madison Avenue, Manhattan. E.A.T. didirikan pada tahun 1973 dan sejak itu tetap menjadi tempat populer di kalangan penduduk lokal dan turis. Restoran ini terkenal dengan bahan-bahan berkualitas dan perhatian terhadap detail, menjadikannya tempat yang ideal untuk makan siang ringan atau bertemu teman. Selain itu, di sini Anda dapat menemukan keranjang hadiah unik berisi makanan lezat, yang menambah pesona khusus tempat ini. Woody Allen memasukkannya ke dalam film karena popularitasnya di kalangan penduduk setempat: tempat yang akrab, nyaman, dan bergaya, sangat cocok untuk pertemuan romantis yang tak terduga.

Di Bawah Jembatan di Paris

Di Film

Adegan di mana Joe dan Steffi menari di tepi Sungai Seine. Mantan pasangan, Joe dan Steffi, bertemu di Paris untuk merayakan Tahun Baru. Steffi mengusulkan untuk mengenang masa lalu dan pergi ke jembatan yang terkait dengan kenangan masa muda mereka. Sesampainya di jembatan, mereka turun ke tepi sungai dan mulai menari mengikuti musik romantis, dikelilingi oleh lampu kota malam yang memantul di perairan Seine. Adegan ini melambangkan nostalgia akan masa lalu dan kehangatan perasaan yang tersisa di antara mantan pasangan. Tarian menjadi metafora cinta masa lalu mereka, yang meskipun telah berpisah, terus hidup dalam kenangan mereka. Pada puncak adegan, para karakter benar-benar "terbang" dalam tarian, yang menambah keajaiban momen dan menekankan keajaiban saat itu.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di tepi sungai di bawah Pont de la Tournelle, yang menghubungkan tepi kiri Sungai Seine dengan Île Saint-Louis di Paris. Jembatan ini, dibuka pada tahun 1928, tidak hanya merupakan simpul transportasi penting tetapi juga landmark kota yang indah. Ia terkenal karena arsitekturnya yang elegan dan patung Saint Genevieve, santo pelindung Paris, yang berada di puncaknya. Dari ketinggian jembatan, terbentang pemandangan indah bagian timur Île de la Cité dan Katedral Notre-Dame, menjadikannya tempat populer untuk jalan-jalan romantis dan pemotretan. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada makna simbolisnya dan suasana romantis yang diciptakannya: tepi Sungai Seine di sekitar jembatan sangat cocok untuk mengekspresikan emosi antara Joe dan Steffi, menekankan nostalgia mereka akan hubungan masa lalu. Tarian dengan latar belakang jembatan bersejarah dan lampu malam Paris menambah keajaiban dan kedalaman pada adegan. Episode ini menjadi salah satu adegan paling mencolok dalam film berkat kombinasi keajaiban sinematik, koreografi, dan kedalaman emosional. Adegan yang difilmkan di sini juga merupakan penghormatan kepada musikal klasik, di mana tarian sering digunakan sebagai sarana untuk mengekspresikan perasaan karakter.

Madison Avenue dan East 71st Street

Di Film

Adegan di mana persimpangan jalan berfungsi sebagai transisi antara adegan keluarga interior dan pergerakan karakter di luar, menunjukkan kedatangan dan keberangkatan mereka dengan berjalan kaki atau taksi, dan pemandangan Upper East Side yang khas menekankan status sosial mereka

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di distrik bisnis dan perumahan Upper East Side, dikelilingi oleh bangunan pra-perang klasik, butik, dan transportasi lokal yang konstan. Tempat ini terlihat seperti Manhattan yang kaya tanpa perlu dekorasi tambahan