Syuting film berlangsung di New York. Sutradara Nicole Holofcener berusaha membuat cerita pribadi yang seotentik mungkin, sehingga ia sering menggunakan kamera genggam untuk menciptakan suasana yang lebih intim. Di antara lokasi syuting adalah berbagai kafe dan restoran di kota tempat para karakter melakukan percakapan penting. Juga dalam film tersebut terdapat toko olahraga dan toko buku, yang menambah realisme kehidupan sehari-hari para karakter. Lokasi-lokasi ini membantu menciptakan suasana keseharian dan membuat cerita semakin dekat dengan penonton.

Lokasi syuting:

Toko

Dalam film

Adegan di mana Beth pulang ke rumah setelah hari yang panjang di kampus dan mengerjakan buku barunya. Dia memutuskan untuk mampir ke tempat putranya Elliott bekerja, yaitu toko ganja medis. Saat dia masuk ke toko, Elliott awalnya terkejut melihat ibunya, tetapi segera tenang dan mulai berbicara dengannya. Mereka mengobrol ringan, membahas segala hal yang terjadi dalam hidup mereka. Elliott bercerita tentang pekerjaannya dan bagaimana dia mengerjakan drama perdananya. Beth mendengarkan dengan penuh minat dan memberikan beberapa saran, tetapi berusaha untuk tidak terlalu memaksa agar tidak membuat putranya malu.

Dalam kenyataan

Clique para abrir o mapa

Adegan ini difilmkan di sebuah kedai kopi di 301 W Broadway, New York. 301 W Broadway terletak di kawasan TriBeCa di Manhattan, yang terkenal dengan kehidupan budaya yang kaya dan bangunan bersejarahnya. Kawasan ini sering dipilih untuk syuting film dan serial karena atmosfernya yang unik dan aksesibilitasnya.

Toko Olahraga

Dalam film

Adegan di mana Beth masuk ke toko olahraga, di mana dia secara tidak sengaja mendengar suaminya Don mendiskusikan buku barunya dengan seorang teman. Don tidak ragu untuk mengungkapkan pendapatnya, dan ternyata pendapat itu tidak memuji. Beth, mendengar kritik itu, merasa sangat tersinggung dan kecewa. Dia tidak bisa menahan emosinya dan berlari keluar toko ke jalan. Di luar, temannya menyusulnya dan menyadari ada yang tidak beres. Beth, yang masih terpengaruh oleh apa yang didengarnya, menceritakan kepada temannya tentang apa yang dia dengar.

Dalam kenyataan

Clique para abrir o mapa

Adegan ini difilmkan di Paragon Sports di New York. Paragon Sports adalah toko besar yang terdiri dari beberapa lantai, memungkinkan penciptaan berbagai adegan dan memberikan banyak ruang untuk pergerakan kamera. Toko ini terletak di kawasan Union Square yang ramai, menambah suasana perkotaan dan realisme pada adegan. Tempat ini sering dikunjungi oleh orang-orang dari berbagai usia dan minat, sesuai dengan tema film—kehidupan sehari-hari di kota besar.

Toko Buku

Dalam film

Adegan di mana Beth memutuskan untuk mengunjungi toko buku. Beth masih terpengaruh oleh percakapan yang dia dengar di toko. Dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa buku barunya tidak disukai bahkan oleh suaminya. Merasa tersesat dan tidak percaya diri, Beth memutuskan untuk mengunjungi toko buku dengan harapan menemukan penghiburan bahwa bukunya terjual dan disukai orang lain. Saat dia masuk ke toko, dia segera menuju ke bagian di mana bukunya seharusnya berada.

Dalam kenyataan

Clique para abrir o mapa

Adegan ini difilmkan di 192 Books, New York. Toko ini adalah toko buku independen yang nyaman di kawasan Chelsea, terkenal dengan koleksi buku yang dipilih dengan cermat dalam berbagai topik, termasuk prosa sastra, seni, fotografi, dan banyak lagi. Toko ini terletak di pusat Manhattan, membuatnya mudah diakses oleh kru dan aktor. Ini menyederhanakan logistik syuting dan memungkinkan fokus pada aspek artistik adegan.