Alur serial ini berkisar pada sekelompok peserta yang tiba di sebuah pulau tak berpenghuni untuk mengikuti acara realitas baru. Menurut skenario proyek, mereka harus bertahan hidup di alam liar, menyelesaikan tugas, mengumpulkan poin, dan mengumpulkan dana hadiah bersama, bersaing untuk mendapatkan perhatian pemirsa TV. Namun, tak lama kemudian semuanya menjadi di luar kendali: kapal pesiar bersama kru film meledak, dan para peserta, tanpa menyadari besarnya bencana, menganggapnya sebagai awal acara. Mereka terus melakukan tugas, tidak tahu bahwa sebenarnya tidak ada yang merekam mereka dan tidak ada bantuan yang bisa diharapkan — tidak ada komunikasi dengan dunia luar, dan acara itu sendiri sudah lama tidak ada. Seperti yang diceritakan oleh aktor Evgeny Kulik, yang memerankan salah satu peran kunci, syuting berlangsung di empat lokasi — Moskow, Thailand, Republik Dominika, dan Kepulauan Seychelles. Sebagian besar serial ini difilmkan di Seychelles, di mana para pemain menghabiskan sekitar empat bulan tanpa bisa meninggalkan pulau. Menurut Kulik, kondisinya jauh lebih keras dari yang bisa dibayangkan — syuting menjadi ujian nyata baik secara fisik maupun psikologis.

Lokasi syuting:

Pulau tropis

Di film

Adegan di mana delapan peserta mendarat di sebuah pulau tropis yang indah. Mereka dikelilingi oleh pasir putih, air biru kehijauan, tanaman hijau subur — semuanya tampak seperti surga di bumi. Suasananya masih ringan dan ceria — semua orang percaya bahwa petualangan seru menanti di depan. Di pantai, mereka disambut oleh satu-satunya penduduk setempat — seorang pria berkulit kecokelatan paruh baya dengan pakaian sederhana. Dia diperkenalkan sebagai pemandu dan kurator proyek, menjelaskan bahwa dia akan membantu para peserta beradaptasi dan menemani mereka selama acara.

Di dunia nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di Kepulauan Seychelles. Ini adalah kepulauan yang terdiri dari 115 pulau di Samudra Hindia, di timur laut Madagaskar. Lokasi ini sangat cocok untuk syuting berkat kombinasi alam yang indah dan keterpencilan dari peradaban.

Kantor saluran TV

Di film

Adegan di mana di kantor Moskow, direktur saluran TV melihat berita mengejutkan di layar — kapal pesiar dengan kru acara realitas 'Pulau' meledak. Wajah direktur membatu. Dia berdiri, terpana, dan mendekat ke layar. Beberapa detik kemudian, penyiar menambahkan: 'Sumber kami melaporkan bahwa ada yang selamat. Mereka dibawa ke rumah sakit setempat.'

Di dunia nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di pusat bisnis Moskow — di antara gedung pencakar langit kaca, gedung perkantoran, dan jalan raya lebar. Untuk interior, digunakan ruang kantor modern di salah satu pusat bisnis, didekorasi dengan gaya minimalis: jendela panorama dengan pemandangan kota, furnitur bernada netral, partisi kaca, panel lampu, dan layar dengan umpan berita.

Jalan raya

Di film

Adegan di mana German pergi menaklukkan Moskow — dengan taksi yang melaju di tengah arus lalu lintas padat. Di luar jendela, kawasan pemukiman, gedung-gedung tinggi, dan monumen megah ibu kota melintas. Dia duduk di kursi belakang dengan jas yang tergantung rapi di gantungan, dengan hati-hati menahannya agar tidak kusut. Di ponselnya ada alamat restoran mewah di pusat kota, tempat dia diundang sebagai pembawa acara untuk acara perusahaan.

Di dunia nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan ini difilmkan di dekat monumen Yuri Gagarin di Leninsky Prospekt di Moskow — salah satu monumen paling dikenal di ibu kota. Tiang setinggi 42 meter yang terbuat dari titanium menjulang di atas jalan raya lebar, melambangkan aspirasi manusia ke luar angkasa. Di sekelilingnya terdapat alun-alun luas dengan trotoar lebar dan lampu jalan, di sekelilingnya terdapat arsitektur Soviet, rumah panel, gedung administrasi, dan lalu lintas jalan yang ramai.