Film drama politik Amerika tahun 1967 yang disutradarai dan diproduseri oleh sutradara Inggris Peter Glenville. Film ini didasarkan pada novel tahun 1966 karya Graham Greene yang juga menulis skenarionya. Film ini mengisahkan kehidupan di Haiti pada masa kediktatoran François Duvalier, yang dikenal sebagai Papa Doc. Inti ceritanya adalah seorang pemilik hotel Inggris yang menyaksikan dengan sarkasme muram saat negara itu semakin tenggelam dalam kekacauan, kekejaman, dan kemiskinan. Peran utama dimainkan oleh Richard Burton, Elizabeth Taylor, Peter Ustinov, dan Alec Guinness. Karena situasi politik yang tidak stabil di Haiti, syuting film tidak mungkin dilakukan di lokasi. Sebagai gantinya, adegan luar ruangan diambil di Dahomey (sekarang Republik Benin) dan di French Riviera, Prancis. Pada tahun 1967, sebuah film dokumenter pendek berjudul 'The Comedians in Africa' dirilis, yang menceritakan kesulitan yang dihadapi kru selama produksi. Film ini juga menampilkan aktor Afrika-Amerika yang kemudian menjadi ikon sinema Amerika tahun 1970-an: Raymond St. Jacques, James Earl Jones, dan Cicely Tyson. Baik Jones maupun Tyson kemudian dinominasikan untuk Academy Award untuk peran lainnya.
Lokasi Syuting:
Port-au-Prince
Dalam Film


Adegan di mana kapal tiba di Port-au-Prince, Haiti. Di antara penumpang yang turun adalah Mayor H. O. Jones (Alec Guinness), seorang pengusaha Inggris dengan surat undangan untuk berbisnis dengan pemerintah setempat; Tuan dan Nyonya Smith (Paul Ford dan Lillian Gish), pasangan tua Amerika yang ingin membuka kompleks vegetarian untuk mendidik dan memberi makan penduduk setempat; serta tokoh utama, pemilik hotel yang sinis dan lusuh bernama Brown, diperankan oleh Richard Burton.
Dalam Kenyataan


Adegan ini diambil di Cotonou, kota terbesar dan pusat ekonomi Benin, yang terletak di pesisir Teluk Guinea. Cotonou didirikan pada awal abad ke-19 dan menjadi pusat perdagangan penting karena lokasinya yang strategis. Kota ini awalnya merupakan pos perdagangan dan secara bertahap menjadi salah satu pelabuhan terpenting di kawasan itu, yang mendorong pertumbuhan dan perkembangannya. Pada masa kolonial, Cotonou adalah pelabuhan utama di Afrika Barat Prancis, tempat berbagai barang diperdagangkan. Saat ini, Pelabuhan Cotonou tetap menjadi pelabuhan terbesar dan tersibuk di Benin, memainkan peran penting dalam perdagangan internasional negara itu.
Penjara
Dalam Film

Adegan di mana setelah tiba, Mayor Jones menyerahkan surat kuasanya kepada Kapten Concasseur, seorang petugas penegak hukum. Concasseur memberi tahu bahwa pejabat yang mengundang Jones telah dipecat dan dipenjara. Kemudian kapten dan anak buahnya memukuli Jones dengan brutal dan memasukkannya ke penjara.
Dalam Kenyataan



Adegan ini diambil di studio film 'Studios de la Victorine', yang berlokasi di 16 Avenue Édouard Grinda, Nice, Prancis. Studio film bersejarah ini didirikan pada tahun 1919 oleh produser Louis Nalpas dan Serge Sandberg dengan tujuan menciptakan versi Prancis dari Hollywood di French Riviera.
Vila
Dalam Film

Adegan di mana Jones berhasil mendapatkan kepercayaan dari rezim baru, yang tertarik pada pasokan senjata. Pemerintah membayarnya uang muka, dan dia mengklaim bahwa kargo sudah ada di gudang di Miami. Namun, tidak jelas apakah senjata itu benar-benar ada — mungkin ini hanya tipuan yang direncanakan oleh Jones sendiri. Sampai pemerintah mendapat konfirmasi bahwa pengiriman itu nyata, dia dilarang meninggalkan pulau.
Dalam Kenyataan

Adegan ini diambil di studio 'Franstudio', yang terletak di komune Saint-Maurice, departemen Val-de-Marne, Prancis. Studio ini adalah bagian dari kompleks studio film besar yang didirikan pada tahun 1947 oleh perusahaan 'Gaumont' dan 'Société Nouvelle Pathé Cinéma'. Kompleks ini menggabungkan beberapa studio dan menjadi pusat produksi film penting di Prancis pada pertengahan abad ke-20. Namun, pada tahun 1971 studio tersebut berhenti beroperasi setelah kebakaran, dan di tempatnya dibangun kompleks perumahan dan perkantoran 'Panoramis'.

Komentar
0Belum ada komentar.