Film drama biografi tahun 1988 ini disutradarai oleh Michael Apted berdasarkan skenario oleh Anna Hamilton Phelan, yang diadaptasi dari buku berjudul sama karya Dian Fossey. Pemeran utama adalah Sigourney Weaver sebagai naturalis Dian Fossey dan Bryan Brown sebagai fotografer Bob Campbell. Film ini menceritakan kehidupan Fossey yang datang ke Afrika untuk mempelajari gorila gunung yang terancam punah dan mengabdikan dirinya untuk melindungi mereka. Demi mencapai keaslian maksimal, sebagian besar film diambil di lokasi asli di Rwanda, di kawasan Vulkan dan kawasan lindung Virunga — tepat di tempat Dian Fossey sendiri tinggal dan bekerja. Kru produksi menghabiskan banyak waktu di hutan pegunungan, tempat adegan dengan gorila dan pusat penelitian Fossey difilmkan. Pengambilan gambar tambahan dilakukan di Pegunungan Aberdare di Kenya, yang dipilih karena kemiripannya dengan lanskap Rwanda. Film ini menerima lima nominasi Academy Award, termasuk Aktris Terbaik untuk Sigourney Weaver dan Skenario Adaptasi Terbaik.

Lokasi Syuting:

Universitas

Di Film

Adegan di mana Dian Fossey terinspirasi oleh karya antropolog terkenal Louis Leakey dan memutuskan untuk menghadiri kuliahnya di Louisville. Sang tokoh utama meyakinkannya tentang tekad dan kesiapannya untuk bekerja di lapangan guna meneliti gorila gunung langka di Afrika.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di Ontario Science Centre, yang terletak di distrik North York di Toronto, Ontario, Kanada. Pusat sains ini, yang dibuka pada tahun 1969, merupakan salah satu tempat pendidikan interaktif pertama di dunia yang didedikasikan untuk sains dan teknologi.

Hutan Kongo

Di Film

Adegan di mana Dian Fossey berangkat ke Kongo. Dr. Louis Leakey dan yayasannya memberikan dukungan yang diperlukan untuk memulai penelitian lapangan. Di sana ia juga bertemu dengan pemandu lokal dan pelacak bernama Sembagare. Setelah menetap di bagian hutan yang terpencil, Fossey bersama Sembagare mulai mengamati satwa liar dan segera menemukan kelompok pertama gorila gunung.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di kawasan lindung Virunga di Rwanda. Wilayah ini terletak di barat laut negara itu, di sepanjang perbatasan dengan Republik Demokratik Kongo dan Uganda. Secara geografis, kawasan ini mencakup sebagian dari pegunungan vulkanik Virunga, yang terdiri dari delapan gunung berapi punah dan aktif yang ditutupi hutan hujan lebat dan semak bambu. Ketinggian di taman ini berkisar antara 2.400 hingga lebih dari 4.500 meter di atas permukaan laut. Taman Nasional Virunga adalah salah satu tempat perlindungan terakhir bagi gorila gunung yang terancam punah. Selain mereka, ekosistem taman ini juga dihuni oleh monyet emas, kerbau hutan, anjing hyena, berbagai spesies bunglon, dan lebih dari 180 spesies burung. Karena kabut tebal, lereng curam, dan vegetasi yang lebat, akses ke gorila hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki dan ditemani pemandu serta pelacak yang berpengalaman.

Markas di Karisoke

Di Film

Adegan di mana Fossey memulai pekerjaan penelitian baru di hutan. Di sana ia segera menghadapi masalah besar perburuan liar dan korupsi. Pada hari-hari pertama, ia menemukan banyak perangkap di dekat markas barunya — pusat penelitian Karisoke. Meskipun menghadapi kesulitan ini, Fossey dan timnya secara bertahap mencapai kemajuan signifikan dalam mengamati gorila gunung. Mereka mencatat ciri-ciri komunikasi, perilaku, dan struktur kelompok sosial mereka, yang menjadi kontribusi penting bagi sains dan perlindungan spesies yang terancam punah.

Di Kehidupan Nyata

Klik untuk membuka peta

Adegan difilmkan di kawasan lindung Virunga di bagian timur Republik Demokratik Kongo. Wilayah ini merupakan bagian dari taman lintas batas yang juga mencakup wilayah Rwanda, tetapi untuk adegan ini dipilih sisi Kongo. Syuting berlangsung di tengah hutan hujan lebat tempat gorila gunung dan spesies langka lainnya berada di lingkungan alami mereka.