Kita terbiasa berpikir bahwa tanda baca hanya untuk guru bahasa. Inti bisnis adalah substansi.
Sekarang coba ceritakan ini kepada pemilik perusahaan Oakhurst Dairy, yang kehilangan jutaan dolar karena tidak adanya satu koma dalam undang-undang.
Para sopir bertahun-tahun bekerja lembur untuk perusahaan susu tanpa bayaran tambahan. Perusahaan merujuk pada undang-undang negara bagian Maine yang berisi daftar profesi yang tidak berhak atas kompensasi.
Daftar itu berbunyi:
"Pembekuan, pengeringan, penyimpanan, pengemasan untuk pengiriman atau distribusi..."
😐 Apa jebakannya?
Para sopir menyadari bahwa sebelum kata "atau" tidak ada koma (disebut juga koma Oxford).
🧮
Logika perusahaan.
daftar terdiri dari dua hal berbeda:
1) Pengemasan, 2) Distribusi. Apakah sopir melakukan distribusi?
Ya. Berarti, tidak ada uang)
👌
Logika para sopir.
tanpa koma, frasa dibaca sebagai satu tindakan. Pengemasan (untuk apa?) untuk pengiriman atau distribusi.
Apakah kami mengemas? Tidak, kami hanya mengangkut. Berarti, poin itu tidak tentang kami! Bayar uang kami.
🤑 Hakim harus memutuskan.
Apakah tidak adanya tanda kecil bernilai jutaan👇
Komentar
0Belum ada komentar.