
Setiap tahun orang bertemu ular dan tentu saja takut pada mereka. Hampir di setiap wilayah Rusia terdapat ular berbisa (viper) dan kadang-kadang menggigit orang.
🐍 Ular menyimpan 'racun' mereka untuk berburu dan mencerna makanan. Gigitan ular adalah tindakan putus asa ketika ular tidak bisa melarikan diri dan menghindari konflik. Misalnya, ketika diinjak. Ular memiliki indra yang berkembang dengan baik, sehingga ular sering kali merayap pergi tanpa diketahui manusia.
🐍 Racun ular berbisa biasa (Vipera berus) mempengaruhi pembekuan darah, meningkatkan permeabilitas pembuluh darah, dan menyebabkan kerusakan kulit serta otot di area gigitan.
🐍 Racun tersebut mengandung beberapa enzim (yang digunakan untuk mencerna mangsa): protease molekul tinggi (dengan efek hemoragik, hemokoagulasi, dan nekrotik), peptida hidrolase, hialuronidase, dan fosfolipase.
🐍 Gigitan ular berbisa biasa berpotensi berbahaya bagi manusia, tetapi sangat jarang menyebabkan kematian (di Inggris dari tahun 1876–2005 — 14 kematian, yang terakhir pada tahun 1975).
🐍 Sekitar 70% korban gigitan tidak mengalami gejala, atau hanya merasakan nyeri terbakar di lokasi gigitan.
🐍 Di Rusia, setiap tahun tercatat beberapa ribu kasus gigitan ular berbisa di wilayah Eropa; kasus fatal mencapai 0,3%, dengan gigitan mematikan berasal dari ular beludak (gurza) dan ular pasir (efa), bukan ular berbisa biasa.
🐍 Gejala setelah gigitan:
• Dalam beberapa jam: nyeri, bengkak, rasa terbakar, kemerahan; bengkak menyebar dengan cepat.
• Pada keracunan parah (15–30 menit): pusing, mual, muntah, diare, kulit pucat, keringat berlebih, menggigil, takikardia.
• Pada sensitivitas tinggi: kehilangan kesadaran, pembengkakan wajah, penurunan tekanan darah signifikan, sindrom DIC (perdarahan hebat), gagal ginjal, kejang.
• Pemulihan total biasanya terjadi dalam 2–3 minggu.
🐍 Apa yang harus dilakukan saat digigit:
1. Telepon dan beri tahu lokasi Anda serta bahwa Anda digigit ular.
2. Segera cari pertolongan ke fasilitas medis terdekat (sebaiknya ke unit gawat darurat) untuk kemungkinan pemberian antibisa.
3. Tenang, bergerak minimal (kontraksi otot mempercepat penyerapan racun).
4. Minum banyak air.
🐍 Antibisa terhadap racun ular berbisa tersedia di unit gawat darurat. Antidot tidak diberikan kepada semua orang, hanya jika ada beberapa gigitan, pada anak-anak, lansia dengan risiko efek sistemik racun. Jangan mencari dan menggunakannya sendiri.
🐍 Untuk berjalan di hutan, pilihlah celana panjang. Lebih baik lagi, berjalan dengan tongkat dan menggesekkan rumput, sehingga kita dapat mengusir ular terlebih dahulu, mengurangi kemungkinan tidak sengaja menginjaknya.
Komentar di siaran langsung Layanan Berita Publik.
@drakarasev
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.