
Katalog Apple TV+ musim semi ini bertambah dengan serial "Pencuri Narkoba", di mana dua teman yang bernasib sial melarikan diri dari kartel. Apa lagi yang menarik dari proyek ini? Temukan dalam ulasan kami.
Jika saudara Coen suatu hari memutuskan untuk membuat serial tentang bagaimana para pecundang yang menyamar sebagai pejuang narkoba menjadi korban kecerdikan mereka sendiri, mereka akan menghasilkan sesuatu seperti proyek "Pencuri Narkoba" (Dope Thief) dari Apple TV+. Hanya saja di sini, alih-alih absurditas khas mereka, yang ada adalah keputusasaan Philadelphia yang kental, di mana setiap kesalahan berakibat mahal.
Plotnya berkisar pada Ray (Brian Tyree Henry) dan Manny (Wagner Moura) — dua teman yang kreativitas kriminalnya luar biasa. Skema mereka sederhana: menyamar sebagai agen DEA, menggerebek pengedar kecil, mengambil barang dan uang, lalu menghilang di pagi Philadelphia yang berkabut. Semuanya berjalan sesuai rencana sampai Rick, yang baru keluar dari penjara, bergabung dan menawarkan untuk bermain besar. Hasilnya adalah penggerebekan berdarah, seorang petugas undercover nyata di antara korban, kartel Meksiko, dan perburuan di mana para pahlawan berubah dari pemburu menjadi buruan.

Di atas kertas, "Pencuri Narkoba" tampak seperti mimpi bagi setiap penggemar drama kriminal: pilotnya disutradarai oleh Sir Ridley Scott sendiri ("American Gangster"), naskahnya ditulis oleh Peter Craig (penulis "The Town"), dan di layar ada Brian Tyree Henry, yang karisma alaminya tidak diragukan lagi, begitu pula keserbagunaannya dalam berbagai genre.
Dan episode pertama benar-benar menarik: "penggerebekan" difilmkan dengan energi gelisah dalam tradisi genre terbaik, aksinya keras, suasananya tepat waktu diredakan dengan lelucon yang tepat (teman-teman suka saling menggoda tentang bagaimana mereka berperilaku selama aksi dan apa yang mereka katakan).

Namun, seperti yang sering terjadi pada proyek streaming mahal, serial ini mulai melambat. Musim delapan episode berlarut-larut seperti permen karet yang kehilangan rasa: setelah awal yang kuat, para karakter tiba-tiba tenggelam dalam perenungan filosofis, mengingat masa kecil, memperbaiki kehidupan pribadi, dan hanya sesekali ingat bahwa mereka sebenarnya sedang diburu oleh kartel. Pada titik tertentu, tampaknya para penulis naskah sendiri tersesat dalam jalinan kilas balik dan alur cerita sampingan. Plot yang dengan mudah muat dalam tiga atau empat episode atau film panjang yang segar, di sini mengembang hingga hampir delapan jam waktu layar — dan ini tidak selalu menguntungkan dinamika.
Dari segi kelebihan — akting. Brian Tyree Henry benar-benar menarik serial ini keluar dari rawa monoton. Ray-nya bukan pahlawan super, bukan gangster poster, melainkan pria yang lelah, ironis, kadang putus asa dengan hubungan rumit dengan ayah dan ibu tirinya, yang Anda percayai setiap menitnya. Moura juga bagus sebagai pendukung, meskipun potensi karakternya jelas kurang tergali. Selebihnya — semuanya standar: gambarnya bergaya, soundtracknya segar, atmosfer noir modern terasa hampir di kulit.

Kesan setelah final — seperti setelah berjalan jauh di kota hujan: Anda basah kuyup, lelah, tetapi beberapa momen cerah Anda ingat dengan senyuman. "Pencuri Narkoba" dari Apple TV+ bukan "The Wire" baru atau bahkan "The Town", melainkan perwakilan genre yang solid di mana aktor dan sutradara berbakat mencoba memaksimalkan premis yang sebenarnya tidak buruk, tetapi tidak terlalu cocok untuk serial multi-episode.
Trailer:
Comentários
0Ainda não há comentários.
Entre para participar da conversa.