
Pada 3 April, perusahaan RWV Film merilis "Kejatuhan Mahkota", drama sejarah dengan Guillaume Canet dan Mélanie Laurent. Kami memberi tahu Anda apa yang diharapkan dari film yang sederhana namun mendalam ini.
Raja Louis XVI, kini Louis Capet, bersama istrinya Marie Antoinette dan anak-anak mereka tiba di penjara Tour du Temple.
Di dalam temboknya, drama raja terakhir Prancis dari rezim lama berlangsung. Guillaume Canet yang tidak bisa dikenali tampil sebagai kepala keluarga yang baik hati, yang dituduh berkonspirasi melawan kebebasan bangsa. Hari-hari terakhir sebelum eksekusi Louis dipenuhi dengan kesulitan dan ketidakadilan, tetapi ia dan keluarganya menanggung cobaan dengan martabat.

"Kejatuhan Mahkota" sama sekali bukan film hiburan. Ada banyak percakapan tulus antara pasangan suami istri yang tidak dekat dalam pernikahan, tetapi sebelum kematian mereka menyadari bahwa mereka secara kriminal sedikit meluangkan waktu, perhatian, dan kasih sayang satu sama lain — semua yang bisa mereka berikan satu sama lain selama bertahun-tahun, tanpa membuat diri mereka sendiri tidak bahagia.
Marie Antoinette (Mélanie Laurent) ternyata lebih beradaptasi dengan keadaan baru dan bahkan merencanakan kehidupan sederhana di masa depan, yang akan sangat berbeda dari kehidupan sebelumnya di Versailles yang mewah. Dia bukan lagi gadis yang suka bersenang-senang yang dengan senang hati menghabiskan kas negara untuk pakaian yang tak terbayangkan dan kue-kue cerah. Ratu yang telah menjadi dirinya sekarang, kita ingin kagumi. Pertama-tama, sebagai wanita kuat yang siap menghadapi kenyataan dan tidak menipu anak-anak dengan harapan kosong akan pembebasan ajaib dari kemalangan.

Pasangan layar Canet dan Laurent ternyata kontras, sehingga menarik dan bahkan mengharukan untuk menyaksikan perasaan kuat mereka yang terbangun hanya di masa-masa gelap. Tidak banyak pasangan suami istri yang diberkahi untuk memahami ini, bahkan di ambang kematian.
Secara visual, "Kejatuhan Mahkota" kadang-kadang dapat mengingatkan pada lukisan terkenal atau mimpi dalam warna pastel lembut. Teknik artistik semacam itu memungkinkan kita melihat kontras tidak hanya antara karakter, tetapi juga keadaan di mana mereka tenggelam. Film yang indah dan mendalam seperti ini ingin lebih sering kita lihat di layar lebar.
Tayang mulai 3 April.
Trailer:
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.