Preview image

10 Agustus, drama Yakut karya debutan Illarion Yakovlev "Hampir Seperti Semua Orang" dirilis di bioskop. Kami memberi tahu Anda apa yang membuat proyek ini menarik.

Kisah tentang seorang pria di kursi roda bukanlah hal yang baru, namun demikian, film ini tetap berusaha mempertahankan identitasnya dan memikat penonton dengan segala cara yang diketahuinya.

Dima (Vladimir Dormidontov) adalah seorang penyandang disabilitas (bahkan polisi menyoroti hal ini dalam salah satu adegan). Sang karakter dengan sengaja selalu tinggal di rumah dan tidak pernah keluar. Orang mungkin mengira hidupnya suram, tetapi ia menemukan hobi — Dima menulis musik dan ingin berpartisipasi dalam festival. Dari luar, tampaknya pemuda itu cukup puas dengan hidupnya, meskipun terbatas oleh dinding apartemen dan ketidakmampuan untuk bergerak sendiri.

hampir seperti semua orang ulasan

Pada suatu saat, teman masa kecil Dima, Aisen (Ayaal Vinokurov), mengingatnya dan begitu saja, setelah satu dekade sejak kecelakaan itu, muncul di depan pintu sang karakter utama.

Dan di sinilah film "Hampir Seperti Semua Orang" bisa mengambil salah satu dari sekian banyak jalan pengembangan hubungan antara karakter dan dunia di sekitarnya, tetapi memilih untuk menjadi seperti semua orang. Teman yang nekat membuka semua kenikmatan hidup biasa bagi Dima yang agak apatis dan berhati-hati: pesta, minuman keras, dan perkelahian. Tentu saja, lambat laun Dima mulai menikmatinya dan menyadari betapa banyak yang telah ia lewatkan dalam hidupnya dengan mengurung diri di dalam empat dinding.

Hampir Seperti Semua Orang 2023

Tidak ada penemuan atau pertemuan istimewa yang terjadi pada Dima, semuanya klasik — gadis tercantik, masalah paling konyol dalam keumumannya, teman konyol untuk lebih banyak komedi, kesadaran akan kebebasannya, dan akhir yang bahagia.

Yang agak menarik adalah alur cerita Bibi Tina — adik perempuan ibu Dima. Ia muncul di hadapan kita sebagai wanita yang tidak biasa cemerlang namun kesepian, yang "gagal dalam tugas hidupnya" dan karakternya mengingatkan pada belalang yang "menghabiskan musim panas yang merah" — yaitu, tidak memiliki keluarga dan anak. Dari sini, sebuah cerita yang sangat keren bisa dibuat, tetapi sayangnya, ia hanyalah karakter pendukung, jadi karakternya tidak perlu dikembangkan secara khusus.

hampir seperti semua orang tonton

"Hampir Seperti Semua Orang" dipenuhi dengan banyak referensi ke film dan tokoh film terkenal, dan beberapa bahkan disebutkan secara gamblang. Namun, perlu dicatat bahwa film ini malah mendapatkan semacam pesona individual dari kesederhanaan yang baik dan tanpa malu-malu.

"Hampir Seperti Semua Orang" tidak mengklaim sesuatu yang istimewa, tetapi cukup memadai dalam menjalankan tugasnya — menunjukkan kisah cerah dua sahabat, saling memaafkan, dan melepaskan masa lalu.

Trailer: