Preview image

Serial "Supernatural" berakhir tiga tahun lalu, Buffy baru tidak terlihat di cakrawala, dan jumlah proyek superhero membuat mata silau. Namun anak-anak masih ditakuti dengan cerita tentang berbagai monster. Dan serial fantasi baru "Wolf Pack" justru...

Kebakaran hutan besar-besaran melanda California, memaksa tidak hanya beruang, serigala, dan rusa, tetapi juga berbagai monster yang telah bersembunyi dari pandangan selama beberapa tahun untuk meninggalkan rumah mereka. Salah satu makhluk ini menyerang sepasang siswa sekolah, mengubah hidup mereka selamanya, membuka peluang dan ancaman baru.

26 tahun yang lalu, Sarah Michelle Gellar alias Buffy menjadi simbol pemberontakan remaja: ia menangani prasangka sosial sama mahirnya dengan gerombolan vampir yang haus darah. Gellar adalah salah satu panutan bagi para gadis dan impian para pria di tahun 90-an, mendidik pikiran muda bersama "Charmed", "Xena: Warrior Princess", "Sabrina the Teenage Witch" dan acara remaja lainnya di era itu.

Kini, di usianya yang ke-45, aktris ini mengambil peran sebagai mentor dan pelindung bagi kaum muda. Dan jika dalam film terbaru ia hanya seorang kepala sekolah, maka dalam thriller fantasi "Wolf Pack" ia kembali ke dunia makhluk supernatural, bukan penghisap darah, melainkan manusia serigala. Meskipun masa sulit dalam hidupnya, aktris ini kini berusaha menghidupkan kembali sisa karirnya, dan sejauh ini cukup berhasil (meskipun dalam peran pendukung). Tapi Sarah Michelle Gellar bukan satu-satunya hal yang bisa dibanggakan dari serial baru ini.

Pemeriksaan Usia: Seperti Apa Komedi Remaja "Do Revenge"?
Nadezhda Vasilyeva
Pemeriksaan Usia: Seperti Apa Komedi Remaja "Do Revenge"?

Apa yang terjadi jika Anda mencampur "Mean Girls" dengan Lindsay Lohan dan "Cruel Intentions" dengan Reese Witherspoon? Mungkin pertanyaan ini ditanyakan oleh para penulis komedi remaja baru "Do Revenge" dari

Open material
Wolf Pack

Sejak pengumuman perilisan "Wolf Pack", banyak yang mulai membandingkannya dengan acara terkenal lainnya tentang manusia serigala — "Teen Wolf". Terutama karena penulis kedua proyek adalah Jeff Davis, yang sebenarnya meminta penonton untuk tidak menggabungkan kedua karyanya ke dalam satu alam semesta.

Apa kesamaan lain dari kedua serial ini? Seperti acara remaja lainnya, ada tema-tema umum — kesulitan tumbuh dewasa, penerimaan diri, dan mencari orang-orang sendiri, kelompok sendiri. Meskipun tema manusia serigala di sini berfungsi sebagai penggerak plot, citra manusia serigala juga jelas digunakan sebagai alegori untuk pendewasaan, serta dalam konteks perjuangan melawan kekerasan berlebihan ("jinakkan predator batinmu"). Semua ini dicampur dengan adegan pesta remaja tradisional, perdebatan tentang siapa yang lebih keren, dll. Getaran remaja ini disukai penonton dulu, dan masih disukai sekarang, karena itu membangkitkan rasa nostalgia.

Dunia "Wolf Pack" seperti "Teen Wolf" gelap, penuh mistisisme dan misteri. Namun proyek baru ini terlihat lebih unggul dari yang sebelumnya berkat grafisnya: para pembuatnya berusaha membuat hewan CGI lebih naturalistik, yang patut dipelajari oleh para penulis serial fiksi ilmiah.

Rumah Kartu dengan Rasa Ilmiah dan Grafis Murahan. Ulasan Serial Fiksi Ilmiah "The Ark"
Nadezhda Vasilyeva
Rumah Kartu dengan Rasa Ilmiah dan Grafis Murahan. Ulasan Serial Fiksi Ilmiah "The Ark"

Ketertarikan pada tema orang yang tersesat di luar angkasa, yang belajar bertahan hidup dalam kondisi keras, tidak surut baik dalam sastra maupun sinema. Tahun ini, saluran SyFy merilis serial lain

Open material

Selain Sarah Michelle Gellar dan, mungkin, Rodrigo Santoro, para aktor lain dalam pemeran kurang dikenal, dan bagi sebagian orang ini adalah debut di TV. Meskipun demikian, karakter di sini terlihat cukup karismatik dan menarik untuk terhubung dengan kisah mereka. Siapa tahu, mungkin salah satu dari mereka di masa depan akan mengalami nasib Dylan O'Brien.

Wolf Pack

Apa perbedaan "Wolf Pack"? Pertama-tama, sumber aslinya. Jika "Teen Wolf" adalah adaptasi televisi dari film berjudul sama tahun 1985, maka proyek baru ini didasarkan pada novel Edo van Belkom.

Rupanya, berkat sumber sastra, serial ini selain tema remaja dan perjuangan melawan penjahat utama, juga memiliki alur detektif yang ditangani oleh karakter dewasa. Ini digariskan di episode percontohan, dan kita memahami bahwa serial ini tidak hanya kaya akan manusia serigala.

Perbedaan unggulan lainnya dari "Wolf Pack" adalah latarnya, yaitu kebakaran hutan besar yang melahap California. Setidaknya di episode awal, api mendapat perhatian khusus. Di sini, api adalah simbol tidak hanya kehancuran, tetapi juga pemurnian: ia menghancurkan dunia yang akrab dan melahirkan realitas baru bagi para pahlawan. Dan berkat grafis yang bagus, adegan di hutan yang terbakar terlihat cukup layak dan realistis. Terutama di episode percontohan, ketika hewan-hewan ketakutan melompat keluar dari api ke arah orang-orang.

Wolf Pack

Jika Anda memutuskan untuk menonton "Wolf Pack", cobalah untuk tidak membandingkannya dengan "Teen Wolf". Terlepas dari semua kesamaan, perasaan dari serial ini tetap berbeda: entah karena era yang berbeda (meskipun anak sekolah tetaplah anak sekolah), atau karena keseriusan yang lebih besar dan hampir tidak adanya humor dalam acara baru ini. Namun fakta bahwa produksi ditangani oleh MTV Entertainment Studio (anak perusahaan Paramount+) — yang bertanggung jawab atas "Tulsa King" yang bergaya dengan Sylvester Stallone — memberikan harapan bahwa "Wolf Pack" bisa menjadi sesuatu yang lumayan.