
Terkadang kita perlu istirahat dari menonton film blockbuster besar dan keras, thriller menegangkan, atau melodrama manis, untuk menikmati hidup. Itulah yang ditawarkan oleh 'Suzanna Andler' kepada kita.
Sinopsis
Suzanna Andler (Charlotte Gainsbourg) adalah istri yang lelah dari orang kaya Jean Andler, yang datang ke French Riviera untuk mencari vila musim panas untuk dirinya dan anak-anaknya. Dalam satu hari, ia harus merenungkan hidupnya yang tidak bahagia dan memutuskan apa yang diinginkannya.
Serangkaian pertemuan dan percakapan panjang serta penuh pemikiran memaksanya untuk terus membuka jiwa dan perasaannya, tetapi penonton masih harus memahami mana yang tulus dan mana yang merupakan kebohongan yang disajikan dengan cemerlang.
Kesederhanaan dan Keanggunan 'Suzanna Andler'
Sifat intim film ini, yang berlangsung dalam satu hari di satu lokasi, disebabkan oleh sutradara Benoît Jacquot yang mendasarkannya pada drama karya penulis Prancis Marguerite Duras.
Tidak akan ada ledakan atau bahkan tindakan besar dalam film ini. Jacquot sengaja memilih lingkungan yang minim untuk memberi para aktor ruang mengembangkan karakter mereka sepenuhnya. Cara mereka berbicara, berpikir, berperilaku, dan berbohong.
Dalam bahasa Inggris, ada istilah 'slice of life' – potongan kehidupan, cuplikan dari cerita besar, dan penonton di sini berperan sebagai pengintip. Namun ia tidak mengintip orang yang melakukan hal tidak senonoh, ia justru melihat ke dalam jiwa karakter.
Jaring Charlotte
Hanya empat aktor yang muncul di layar. Faktanya, seluruh film terdiri dari serangkaian percakapan, yang di pusatnya Charlotte Gainsbourg berkuasa dengan bangga. Karakternya, Suzanna, cerdas dan tajam, ia sudah lama tidak berilusi tentang hubungannya dengan suaminya dan memandang cukup realistis perselingkuhannya dengan Michel yang kasar (Niels Schneider).
Kesuksesan film sepenuhnya bergantung pada seberapa meyakinkan karakter utamanya. Dan Gainsbourg menjalankan tugasnya dengan mudah dan alami. Suzanna Andler-nya adalah wanita bingung dengan mata sedih dan suara lembut, yang sangat sadar akan posisinya dan diam-diam menerimanya, meskipun ia membiarkan sedikit keraguan dalam pelukan Michel.
Peran seperti ini adalah hadiah bagi seorang aktor, karena Suzanna hadir di setiap adegan dan setiap dialog, dan Charlotte menyelimuti Anda dengan aktingnya selama satu setengah jam. Anda percaya padanya – bahwa Suzanna Andler memang seperti itu dan tidak ada yang lain.
Sedikit tentang Kekurangan
Film ini berpotensi menjadi sesuatu yang istimewa, menjadi gumpalan besar kebohongan dan ketulusan yang harus diurai sendiri oleh penonton. Namun entah Marguerite Duras kurang maksimal dalam drama aslinya, atau sutradara terlalu tenggelam dalam realisme, semua permainan ini pada akhirnya tidak menghasilkan hasil yang memuaskan.
Selain itu, di beberapa titik, dialog terasa sedikit pseudo-filosofis dan terlalu kaku. Semua karakter begitu paham dan menguasai jiwa mereka sendiri sehingga momen perkembangan menjadi lemah. Mereka mengungkapkan apa yang telah mereka capai jauh sebelum muncul di layar, dan tidak belajar sesuatu yang baru, sehingga mereka berakhir pada nada yang sama seperti saat memulai.
Apakah ini buruk? Sepertinya tidak. Kita menyaksikan kepribadian dewasa yang percakapannya bisa menarik tanpa skandal besar, plot twist, atau tujuan tertentu. Namun penonton yang sejak adegan pertama tidak bersimpati pada wanita kaya berusia lanjut (dan itu sangat mungkin) akan terpaksa menghabiskan 90 menit berikutnya dengan cara yang tidak menyenangkan.
Sebagai perbandingan, saya sarankan penonton mengingat film Rusia 'Come See Me', yang juga merupakan adaptasi drama, dengan hanya empat aktor, dan berlangsung di satu ruang hunian.
Namun dalam film Oleg Yankovsky, begitu banyak hal terjadi sehingga tidak membosankan untuk ditonton bahkan bagi mereka yang awalnya tidak terlalu terikat dengan karakter utama. Ada perkembangan dan situasi tak terduga.
'Suzanna Andler' adalah film yang lebih meditatif dan membutuhkan penonton untuk masuk ke dalam kondisi tertentu agar dapat menerima semua yang terjadi di layar dengan benar.
Kesimpulan
Bagi para pecinta akting yang hebat dan halus, film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton. Dengan syarat Anda sadar bahwa Anda tidak pergi menonton melodrama atau komedi romantis. Ini hanyalah kehidupan, dan untuk memahami seluk-beluknya, Anda juga harus bekerja sedikit. Tapi ini pekerjaan yang menyenangkan, jadi cobalah dan nikmati.
Comentários
0Ainda não há comentários.
Entre para participar da conversa.