
"Rumah di Seberang" adalah drama cerdas yang tersembunyi di balik topeng horor tentang rumah misterius dan rahasia mistis masa lalu.
Pada 9 September, film horor baru "Rumah di Seberang" (The Night House) yang dibintangi Stacy Martin, Rebecca Hall dan Sarah Goldberg dirilis. Sutradara film ini adalah David Bruckner. Pemutaran perdana film ini berlangsung di festival film Sundance pada tahun 2020.
Rahasia Mengerikan Masa Lalu
Dalam alur film "Rumah di Seberang", setelah kematian mendadak suaminya, Beth dengan jelas merasakan kehadirannya di rumah. Suara gemerisik aneh dan bayangan menghilang dengan cahaya pagi. Mencoba memahami apa yang terjadi, Beth mulai memeriksa barang-barang milik suaminya yang telah meninggal, Owen. Semua pencariannya mengarah pada rahasia mengerikan suaminya.
Ada dua arah utama dalam narasi: hubungan mistis tokoh utama dengan kekuatan jahat gaib dan tema kehilangan orang yang dicintai.
Pada menit-menit awal film, penonton tidak mengerti bagaimana tepatnya kematian suami Beth terjadi. Narasi dimulai beberapa hari setelah tragedi, ketika rasa sakit dan kengerian kehilangan berubah menjadi kesadaran dan penerimaan. Beth tidak bisa tidur sendirian, minum minuman favorit Owen, berulang kali membaca kembali catatan anumerta, bersikap kasar di tempat kerja, dan pada saat yang sama berusaha tenggelam dalam "penyelidikannya". Kita juga bisa melihat rekan-rekan pengajarnya yang berusaha mendukung dan membantunya.
Di sinilah kita harus memperhatikan akting Rebecca Hall. Dia berhasil menyampaikan seluruh spektrum emosi yang bisa melanda seseorang dalam situasi seperti itu. Di balik kemarahan dan obsesi, tersembunyi rasa sakit dan ketidakmengertian atas apa yang terjadi. Perlu juga dicatat bahwa suara Owen sendiri tidak pernah terdengar. Seringkali, setelah kehilangan orang yang dicintai, kita bisa mengingat bagaimana rupa orang tersebut, tetapi tidak selalu mengingat suaranya. Beginilah cara pembuat film "Rumah di Seberang" menunjukkan aspek-aspek kesedihan.
Semua peristiwa mistis terjadi karena distorsi waktu dan penciptaan doppelgänger. Beth secara berkala keluar dari kehidupan, kehilangan hitungan waktu. Pertemuan dengan dunia orang mati hanya terjadi pada malam hari. Salah satu "peran" terpenting dimainkan oleh cermin. Melalui pantulan itulah kebenaran dapat dilihat.
Paling sering dalam film, "doppelgänger" ditampilkan sebagai karakter negatif. Misalnya, dalam film "Kita" karya Jordan Peele atau "Doppelgänger" karya Richard Ayoade. Dalam film ini, David Bruckner menggunakan tema doppelgänger sebagai kesempatan untuk menunjukkan kepada Beth apa yang tidak dia sadari selama 14 tahun pernikahan. Karena terkadang, ketika orang hidup bersama begitu lama, mereka benar-benar tidak melihat banyak hal.
"Rumah di Seberang" — Horor atau Drama?
Bagi pecinta horor, ada beberapa momen yang bisa membuat mereka melompat. Namun sebagian besar, film ini memberikan kesempatan untuk merenungkan pertanyaan tentang hidup dan mati, esensi hubungan di antara kita. Premis filmnya sederhana: seorang gadis ditinggal sendirian, dan hal-hal aneh mulai terjadi di rumah. Kemudian peristiwa mulai terhubung satu sama lain seperti mata rantai. Kuncinya terkunci di akhir, dan plotnya melingkar kembali, memberikan jawaban atas semua pertanyaan.
Trailer:
Komentar
0Belum ada komentar.