Preview image

Jika Anda merindukan serial yang dinamis dan spektakuler, maka 'Alice in Borderland' adalah penyelamat Anda.

Pada akhir Desember, serial Jepang 'Alice in Borderland' (Imawa no Kuni no Arisu), yang didasarkan pada manga dengan judul yang sama karya Haro Aso, debut di platform streaming Netflix. Proyek ini menggabungkan elemen-elemen familiar dari 'Alice in Wonderland' serta film-film seperti 'Battle Royale' dan 'The Hunger Games'. Tapi mari kita bahas semuanya secara berurutan.

Bagaimana Teman-Teman Berakhir di Tokyo yang Kosong

Di pusat cerita adalah seorang gamer penyendiri, Arisu (Kento Yamazaki), yang bertengkar dengan keluarganya dan pergi dari rumah. Ia bertemu dengan teman-teman terbaiknya, si penggertak Karube (Keita Machida) dan si pemalu Chota (Yuki Morinaga). Bersama-sama mereka bersenang-senang, sampai tiba-tiba mereka menyadari bahwa semua orang di sekitar telah menghilang. Awalnya, para pemuda itu menyambut keadaan tak terduga ini dengan antusias, tetapi kegembiraan mereka tidak berlangsung lama, karena papan skor besar mengundang mereka untuk berpartisipasi dalam sebuah permainan. Dan seperti yang segera mereka ketahui, penolakan untuk berpartisipasi atau kekalahan akan menyebabkan kematian.

Alice in Borderland Netflix

Bagaimana Kecerdasan, Kekuatan, dan Keinginan untuk Hidup Membantu dalam Permainan

Arisu dan teman-temannya, bersama dengan adanya permainan mematikan, juga mengetahui bahwa masih ada banyak orang di Tokyo yang, seperti mereka, harus berpartisipasi dalam 'hiburan' ini. Permainan dibagi berdasarkan tingkat kesulitan dan arah (kecerdasan, kebugaran fisik, pengkhianatan), dan kemenangan di dalamnya memberikan 'visa' — beberapa hari kebebasan dari kebutuhan untuk mempertaruhkan nyawa.

Para pencipta serial 'Alice in Borderland' sangat kreatif dalam merancang permainan. Tantangan yang membutuhkan solusi intelektual membuat tegang dari awal hingga akhir, tugas-tugas fisik menambah dinamika dan aksi pada serial, dan episode dengan permainan pengkhianatan adalah yang paling emosional. Berkat keragaman ini, pertunjukan tidak membuat Anda bisa berpaling dari layar hingga kredit penutup, yang secara jelas mengisyaratkan kelanjutan yang akan datang.

Serial Alice in Borderland

Bagaimana Netflix Menciptakan Permata Lain

Serial 'Alice in Borderland' jauh dari sempurna: di beberapa tempat terdapat grafis yang jelas-jelas buruk, beberapa alur cerita terasa seperti roda kelima pada mobil, dan motivasi tindakan karakter tertentu menimbulkan pertanyaan. Namun terlepas dari semua hal di atas, pertunjukan ini dapat dianggap sebagai kesuksesan lain dari layanan Netflix:

  • Ini adalah serial yang keren, dinamis, dan menegangkan, yang secara bersamaan mengingatkan pada 'Cube', 'Saw', 'Battle Royale', dan 'The Hunger Games'. Setiap keputusan karakter tidak hanya memengaruhi nasib mereka sendiri, tetapi juga kehidupan peserta lain, dan keinginan untuk bertahan hidup mengungkapkan sisi baru dari kepribadian;
  • Ini adalah konsentrasi karakter yang cerah dan menarik — bahkan ada Hatter sendiri di sini!
  • Ini adalah ketidakpastian mutlak. Beberapa plot twist bahkan akan membuat 'Game of Thrones' iri.

Alice in Borderland 2020

Jika Anda tidak memiliki prasangka terhadap sinema Asia dan Anda menyukai cerita menarik yang menghibur Anda dengan segala cara yang tersedia, maka kami sarankan untuk menonton serial 'Alice in Borderland'. Ia akan mampu mengejutkan Anda.

Trailer: