Mahkamah Agung Rusia mengeluarkan keputusan yang dapat mengubah aturan main bagi pasar online. Pengadilan memutuskan bahwa agregator bertanggung jawab atas kerugian jika memberikan informasi palsu atau tidak lengkap tentang barang atau penjual. Kasus ini muncul dari keluhan seorang penduduk Wilayah Krasnodar yang membeli papan selancar bensin di AliExpress seharga 320.000 rubel. Saat menggunakan barang tersebut, ia menemukan kerusakan mesin dan menuntut pengembalian uang serta kompensasi.
AliExpress, pada gilirannya, menyatakan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas kualitas barang karena kontrak jual beli dibuat dengan penjual asing tertentu. Namun, Mahkamah Agung berpihak pada pembeli, menunjukkan bahwa agregator wajib memberikan informasi yang lengkap dan akurat tentang barang dan penjual. Jika informasi tersebut tidak lengkap atau tidak akurat, agregator bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh informasi tersebut.
Keputusan ini menekankan pentingnya penyediaan informasi lengkap oleh pasar online dan dapat mempengaruhi praktik kerja platform semacam itu di Rusia. Ini juga menunjukkan bahwa konsumen dapat mengandalkan perlindungan hak-hak mereka bahkan dalam kasus rumit ketika penjual berada di luar negeri. Bagi pasar online, ini adalah sinyal untuk mengontrol informasi yang disediakan di platform mereka dengan lebih cermat dan lebih memperhatikan hak-hak konsumen.
Komentar
0Belum ada komentar.