Investor Asing di Rusia: Pembatasan Baru

Duma Negara telah mengesahkan undang-undang yang secara fundamental dapat mengubah lanskap investasi asing di Rusia. Kini negara dan pembeli memiliki alat untuk memblokir pengembalian aset kepada investor asing dari negara-negara yang tidak bersahabat, jika mereka menjual aset mereka setelah 22 Februari 2022.

Undang-undang ini memungkinkan penghentian hak pembelian kembali aset melalui pengadilan. Ini berlaku untuk transaksi di mana pemilik sebelumnya dapat kembali ke modal dengan persyaratan yang telah disepakati sebelumnya. Selain itu, kondisi di mana hak pembelian kembali dapat dihentikan dibagi menjadi dua kelompok: politik dan ekonomi.

Kondisi politik mencakup diskreditasi tentara, dukungan terhadap sanksi atau ekstremisme. Kondisi ekonomi meliputi penyimpangan harga pembelian kembali dari harga pasar sebesar 25% atau lebih, atau investasi tambahan oleh pembeli yang tanpanya bisnis dapat terhenti.

Sengketa akan ditangani oleh Pengadilan Arbitrase Wilayah Moskow, meskipun para pihak telah menyepakati penyelesaian di pengadilan asing, tetapi sanksi membuatnya tidak dapat diakses. Investor dapat menuntut kompensasi dalam waktu satu tahun, tetapi pengadilan dapat menguranginya atau menolaknya sepenuhnya jika investor terlibat dalam pendanaan terorisme.

Undang-undang ini merupakan langkah signifikan dalam regulasi investasi asing dan mencerminkan keinginan Rusia untuk melindungi kepentingan nasional di tengah ketegangan internasional. Bagi investor asing, ini adalah sinyal perlunya perencanaan yang lebih cermat atas tindakan mereka dan mempertimbangkan realitas hukum baru.