Sebenarnya saya mulai mengemasnya begitu cuti hamil 😅
Begitu seorang kenalan memberikan tasnya kepada saya dan bercerita bahwa persalinan keduanya dimulai lebih awal, saya berpikir, "Yah, karena tasnya sudah ada, harus diisi." Bersamaan dengan itu, muncul keinginan untuk mengisi meja ganti, tapi itu untuk episode berikutnya.
Jadi, apa yang kita butuhkan? Cara termudah adalah mengunjungi situs web pusat perinatal tempat Anda berencana melahirkan, dan lihat daftarnya di sana. Saya sangat suka kalimat di salah satu situs tersebut:
Jika proses persalinan dimulai secara tiba-tiba, kami akan menyediakan semuanya untuk Anda
Itu menyenangkan. Misalnya, saat saya melahirkan Nastya, tas saya tidak dibawakan, dan bayi yang baru lahir dibungkus dengan pakaian rumah sakit. Yang paling saya sesali adalah saya tidak memakai stoking kompresi dan tidak ada minyak untuk perineum. Pada akhirnya, minyaknya ada (pasti disediakan untuk ibu-ibu seperti saya) dan Nastya tidak dibiarkan telanjang.
Singkatnya, diperlukan 2️⃣ tas: satu untuk ruang bersalin dan satu untuk ruang nifas. Perkiraan isinya ada di gambar di bawah. Yang paling penting, menurut saya: botol air dengan tutup olahraga, headphone (sangat berguna saat kontraksi dengan Nastya, melalui headphone saya mendengarkan instruksi cara bernapas), lip balm, korset, berbagai perlengkapan mandi untuk diri sendiri dan bayi, lampu tidur dengan cahaya kuning, popok, pembalut untuk diri sendiri dan bayi, buku, suami. Yang terakhir seharusnya ditempatkan di urutan pertama 😅
Oh, dan satu tas lagi berisi pakaian untuk pulang. Tapi tas itu tetap di rumah, akan dibawakan pada hari kepulangan. Seperti yang tertulis di semua situs dan semua blogger:
Siapkan tas ini segera, dan jangan lupa sepatu/kosmetik, agar suami tidak pusing dan mencari pakaian untuk Anda.
Di tas ini, masukkan tidak hanya pakaian untuk diri sendiri, tetapi juga untuk bayi. Totalnya ada 3️⃣ tas.
Nah, siapa yang bersiap melahirkan bersama saya?
#segera_ibu_2_0
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.