


Pagi 19 Februari di Starıy Oskol, pada rute No. 113, sopir mengusir dua penumpang wanita setelah mereka membayar dengan uang receh dan, menurut saksi mata, mengancam mereka.
Seorang penduduk wilayah Belgorod menulis tentang kejadian tersebut di halaman gubernur. Menurutnya, dua saudara perempuan ingin membayar ongkos dengan koin 10, 5, dan 2 rubel, karena sopir meminta uang tunai, meskipun terminal berfungsi. Selanjutnya, pria tersebut diduga mulai mengumpat, menghina gadis-gadis itu, menuduh mereka mengemis, dan kemudian beralih ke ancaman. Penumpang ketakutan dan tidak campur tangan.
Setelah konflik, sopir membuka pintu di tengah jalan dan meminta para penumpang wanita untuk turun. Kepala distrik Starıy Oskol dan Gubkin telah menanggapi laporan tersebut dan berjanji untuk memeriksa informasi.
@newsbelgorod131
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.