Sejujurnya, analitik tanpa data hanyalah astrologi untuk bisnis. Meramal dari ampas kopi lalu mengeluarkan strategi.
Dalam analitik yang baik, ada konsep Data Driven* ("berbasis data").
Yaitu saat Anda menggunakan akal dan melihat angka-angka, bukan mendengarkan rekan kerja yang berisik.
4 pilar yang menopang semuanya:
🔖 KESEDIAAN BERINVESTASI:
Mengambil, membersihkan, menyimpan — ini bukan sihir, ini kerja. Kadang membosankan, tapi tanpanya tidak ada jalan.
🔖 KEMAMPUAN MENGANALISIS:
Hanya memiliki tabel — seperti memiliki perpustakaan, tapi tidak bisa membaca. Perlu melihat tren dan menguji hipotesis.
🔖 PERCAYA PADA DATA:
Jika Anda memasukkan angka palsu ke dalam laporan, maka kesimpulannya akan semakin palsu. Data harus akurat dan bersih.
🔖 KEPUTUSAN — HANYA SETELAH ANGKA:
Tidak ada "ayo kita coba, siapa tahu berhasil". Pertama evaluasi, baru mulai.
* Data Driven — yaitu saat anggaran Anda bergantung pada angka, bukan pada kaki mana yang digunakan direktur untuk bangun.
Di bagian selanjutnya, saya akan cerita data mana yang benar-benar membawa hasil, dan mana yang hanya menciptakan ilusi aktivitas sibuk.
Sebagai pengingat, sebelumnya:
➡️ BAGIAN 1
➡️ BAGIAN 2
➡️ BAGIAN 3
Komentar
0Belum ada komentar.