Setelah blokade berhasil ditembus, Abadan tetap menjadi kota garis depan. Pertempuran di wilayah tersebut berlanjut selama beberapa tahun lagi, dan kota itu sendiri berulang kali menjadi sasaran serangan rudal dan tembakan artileri. Meskipun demikian, tujuan strategis Irak — merebut pusat minyak dan melumpuhkan bagian penting dari infrastruktur minyak Iran — tidak pernah tercapai.