Bersama dengan insinyur Ben Sigman, mereka merilis open source proyek MemPalace, yang mencapai 100% pada benchmark LongMemEval. Sebagai perbandingan, alat komersial populer seperti Mem0 hanya mencapai 30-45%.
Seperti yang ditulis Milla sendiri di Instagram*, pencarian vektor datar pada ribuan potongan teks mengubah basis data vektor menjadi "gudang yang penuh dengan sampah", di mana menemukan bagian yang diperlukan menjadi tidak mungkin.
🏰 MemPalace menggunakan prinsip "Istana Memori" (mnemotechnik Yunani kuno).
Alih-alih memaksa jaringan saraf untuk mengompres teks dan berhalusinasi, sistem menyimpan semua teks verbatim (ucapan langsung), tetapi secara ketat menstrkturisasinya pada tingkat metadata di ChromaDB:
1️⃣
Wing (Sayap) — entitas (proyek atau orang tertentu).2️⃣
Hall (Aula) — tipe memori (fakta, peristiwa, preferensi).3️⃣
Room (Ruang) — topik spesifik (misalnya, auth-migration).4️⃣
Drawer (Laci) — potongan teks asli.Ketika agen mencari informasi, sistem tidak melakukan similarity search buta di seluruh basis data. Ia memfilter: Sayap -> Aula -> Ruang. Hanya dengan hierarki ini, metrik recall meningkat sebesar 34%.
Apa yang ada di balik kap:
▫️ Versi dasar memberikan 96.6% recall pada LongMemEval tanpa panggilan API LLM sama sekali (Python murni + ChromaDB + embedding lokal). Biaya nol.
▫️ Mode hibrida (pencarian vektor + LLM re-ranker pada Claude Haiku yang murah) meningkatkan metrik hingga 100%.
▫️ Tidak ada basis data graf yang berat. Temporal Knowledge Graph diimplementasikan pada SQLite lokal biasa.
▫️ Dialek terkompresi bawaan
AAAK. Ini adalah bahasa simbolis untuk agen yang mengompres konteks 30 kali lipat tanpa kehilangan makna, agar tidak menghabiskan jendela token saat memuat agen.Ben Sigman di X-nya* dengan bangga membanggakan hasilnya dan mengundang untuk fork repositori.
🔗 Kode ada di sini: MemPalace
Informasi rutin untuk petugas:
Instagram dimiliki oleh perusahaan Meta, yang diakui sebagai organisasi ekstremis dan dilarang di Federasi Rusia.
Jejaring sosial X diblokir di wilayah Federasi Rusia.
#opensource_berguna
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.