Dalam setiap lelucon.. ada sedikit wawasan

Jadi, ada postingan lucu tentang seorang pria yang menyewa pengasuh untuk dirinya sendiri.

Postingan itu cukup detail menjelaskan alasannya + apa yang didapatkannya.

Di situ juga disebutkan bahwa temannya mengulangi eksperimen tersebut. Dan juga mendapatkan hasil yang luar biasa.


Saya baca, tertawa, dan lupa.

Tapi beberapa hari lalu saya melihat iklan di mana seorang gadis menawarkan jasa pengasuh untuk para developer.

Saya tidak tahu, ini lelucon atau bukan.

TAPI!

Penawaran gadis itu sendiri adalah contoh kesalahan klasik dalam mengemas produk!

Apa yang kita lihat dalam deskripsi?

1. Maksimal tentang fitur
- mengingatkan
- memasak
- membantu urusan rumah tangga

2. Minimal tentang nilai (dan itu pun kabur)
- kesehatan
- produktivitas

Padahal di depan mata ada studi kasus nyata dengan banyak rumusan nilai:
— x2 commit di github dalam 3 minggu
— akan mulai menyelesaikan tugas lagi
— bisa mengambil pekerjaan lepas, meningkatkan pendapatan sebesar 46%


Sering seperti itu..

Klien dalam wawancara bicara tentang satu hal, tapi kita dalam produk bicara tentang hal lain


Plus "harga negotiable" - sinyal lemahnya kesiapan membayar

Menurutmu, apakah ini akan sukses?

#pencarian_nilai