​​Balik Arah di Laut Lepas: Kapal Tanker Rusia Universal Gagal Tiba di Kuba

Kapal tanker Universal tiba-tiba berbalik arah dari jalur sebelumnya, menurut data layanan pelacakan kapal LSEG yang muncul pada hari Rabu. Awalnya kapal menuju pantai Kuba, tetapi kini bergerak menjauh dari Laut Karibia. Di dalamnya terdapat sekitar 300.000 barel solar.

Pada musim semi 2026, Universal berlayar dari pelabuhan Ust-Luga dengan muatan solar untuk Kuba. Untuk menghindari kemungkinan penyadapan, kapal perang Rusia — korvet "Soobrazitelny" dan fregat "Admiral Grigorovich" — ikut serta.

Pemerintah Amerika Serikat tidak memberikan izin untuk melintasnya kapal tanker tersebut. Akibatnya, selama sekitar satu bulan kapal hampir berhenti di Laut Sargasso. Sekarang, tampaknya kapal telah mengubah rute secara permanen, tanpa pernah memasuki perairan Kuba.

📌"NiK" mengingatkan: di pulau tersebut sudah lama tidak mampu mengatasi pemadaman listrik total. Penyebab utamanya adalah habisnya cadangan bahan bakar: minyak bakar dan solar telah habis sepenuhnya. 100.000 ton minyak Rusia yang dikirim pada akhir Maret telah habis pada awal Mei. Sejak Trump mengumumkan blokade energi terhadap Kuba, itu adalah satu-satunya pengiriman energi.

Di tengah krisis, protes spontan mulai terjadi di pulau tersebut. Tidak menutup kemungkinan bahwa protes ini juga merupakan bagian dari upaya untuk semakin memperkeruh situasi di Kuba. Pemerintahan Amerika bahkan tidak menyembunyikan keinginannya untuk mengganti kepemimpinan di Havana. Trump bahkan menuntut penandatanganan semacam perjanjian sebagai imbalan pencabutan blokade, serta menjanjikan tarif keras bagi negara lain yang memutuskan memasok minyak ke Kuba.

Minyak dan Modal

Kami di Max