Seorang klien sedang dalam pertemuan dengan bank, menikmati kopi enak, di depannya duduk seorang manajer yang ramah. Mereka menyerahkan kontrak. Dia membaca sekilas, melihat klausul yang tidak jelas tentang bunga... tetapi tetap menandatanganinya.
Mengapa?
Saat itu, ketakutan sosial muncul. Klien merasa canggung untuk menghentikan proses, mulai bertanya banyak hal, dan terlihat seperti paranoid yang tidak percaya atau birokrat. Psikolog menyebut ini — takut terlihat merepotkan.
🔣 Fakta dalam Angka.
Menurut statistik, 91% orang menerima persyaratan perjanjian tanpa membacanya. Dan 68% menandatangani meskipun tidak sepenuhnya memahami isinya, berusaha untuk tidak memperpanjang proses. Dalam negosiasi, ini membuat kita sangat rentan. Kita percaya, mengorbankan keamanan demi kesopanan palsu.
👮♂️ Dalam taktik negosiasi klasik "Polisi Baik / Polisi Jahat", selalu diperlukan seseorang yang akan mengatakan "TIDAK" dengan tegas, agar yang lain bisa tetap ramah dan konstruktif.
Biasanya peran ini dimainkan oleh pengacara, tetapi mereka tidak selalu ada. (terutama dalam situasi sehari-hari)
Untuk kasus seperti ini, kami memiliki fungsi cepat sederhana:
1️⃣Anda memfoto seluruh kontrak
2️⃣Unggah melalui foto di bot Legiscan (lebih nyaman melalui ponsel)
3️⃣AI menemukan risiko.
4️⃣Anda kembali ke manajer dengan senyuman dan mengucapkan kalimat ajaib:
"Dengar, saya sendiri tidak terlalu paham soal seluk-beluk hukum, tapi saya sudah memeriksa persyaratan kita, teman, kamu tidak benar. Mari kita perbaiki beberapa poin, lalu tanda tangani dengan tenang."
Saat ini, ini adalah cara tercepat untuk menghilangkan kecanggungan sosial dan melindungi pihak Anda.
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.