



Apa yang diperjuangkan, itulah yang didapat 🤷♀️
Saya melihat pengalaman seorang pria yang memberikan dasar tentang cara mengemas CV.
Ini lebih parah dari resep pangsit di CV 😂
Di sini orang tersebut menggunakan kata kunci untuk analis, dalam konteks yang benar-benar "salah". Dan di akhir dia langsung menulis bahwa dia sama sekali tidak paham tentang analitik 😂
Tapi para rekruter tidak henti-hentinya menghubungi.
Saya dulu skeptis terhadap CV jika tidak mencerminkan kenyataan.
Tapi dalam realitas saat ini, kita harus melawan api dengan api 💪
Itulah mengapa saya katakan bahwa mengemas CV seringkali lebih merupakan permainan kata daripada presentasi diri 💯
Jika perusahaan hanya punya Excel di stack-nya, tetapi di lowongan menulis tentang sql, python, mengapa kandidat tidak melakukan langkah serupa. Agar akhirnya bisa bertemu dengan pemberi kerja.😂
@data_dzen 🙂
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.