Preview image

Kami mengumpulkan serial Apple TV+ terbaik untuk Anda: dari "Ted Lasso" hingga "Severance", dari "The Morning Show" hingga "Silo".

Apple TV+ — pemain yang relatif muda (baru 5 tahun lebih) di dunia platform streaming, namun sudah berhasil membuat gebrakan. Keunikannya adalah fokus pada konten orisinal dengan kualitas produksi tinggi dan partisipasi nama-nama bintang. Jika Anda baru mengenal platform ini dan ingin menemukan sesuatu yang benar-benar berharga, artikel ini akan membantu Anda menyusun daftar proyek must-see. Di sini terkumpul baik hit yang sudah populer ("Ted Lasso", "The Morning Show", "Severance") maupun serial Apple TV+ yang kurang dikenal namun tidak kalah menarik ("Drops of God", "Five Days at Memorial" dan lainnya).

1. "Ted Lasso" (Ted Lasso)

Ted Lasso tonton

Genre: dramedi
Jumlah musim: 3

Mengapa layak ditonton:

  • Kisah yang menginspirasi: "Ted Lasso" bukan sekadar komedi tentang pelatih sepak bola Amerika yang secara tidak sengaja berada di liga sepak bola Inggris. Ini adalah serial tentang keyakinan pada manusia, optimisme, dan kemampuan untuk menemukan bahasa yang sama dalam situasi yang paling sulit.
  • Karakter yang dalam: meskipun penyampaiannya ringan, serial ini mengangkat tema kesepian, kecemasan, dan pencarian tempat sendiri di dunia.
  • Acara yang menjadi fenomena: "Ted Lasso" telah mengumpulkan banyak penghargaan, termasuk Emmy; dipuji oleh kritikus dan penonton. Jika Anda menyukai humor intelektual yang dipadukan dengan kebaikan dan kehangatan, acara ini adalah pilihan yang tepat.

2. "The Morning Show" (The Morning Show)

The Morning Show

Genre: drama
Jumlah musim: 3

Mengapa layak ditonton:

  • Pemeran bintang: Jennifer Aniston, Reese Witherspoon dan Steve Carell — sudah cukup alasan untuk memberi serial ini kesempatan. Tapi bukan hanya nama besar.
  • Topik-topik tajam: "The Morning Show" mengungkap sisi belakang layar televisi Amerika, di mana isu pelecehan seksual, konflik interpersonal, dan kekuasaan yang abusif menjadi sorotan. Para penulis naskah berhasil menyeimbangkan antara drama dan humor, membuat penonton tetap tegang.
  • Dinamika dan energi: perubahan alur cerita, dialog yang dinamis, dan benturan karakter menjadikan "The Morning Show" salah satu proyek Apple TV+ yang paling banyak dibicarakan.

3. "Severance" (Severance)

Severance

Genre: fiksi ilmiah, thriller psikologis
Jumlah musim: 2

Mengapa layak ditonton:

  • Konsep orisinal: karyawan korporasi Lumon secara sukarela setuju menjalani prosedur "Severance" — memori kerja mereka dipisahkan dari memori pribadi. Akibatnya, mereka hidup dalam dua kehidupan, tidak mengingat apa yang terjadi "di sisi lain" kantor.
  • Suasana dan gaya visual: serial ini mengingatkan pada campuran "The Shining" karya Kubrick dan estetika kantor era "Mad Men". Gambarnya minimalis, hampir steril — dan karenanya sangat mencekam.
  • Drama cerdas: selain alur detektif yang menarik, "Severance" mengajukan pertanyaan tentang kehendak bebas, kontrol korporat, dan sifat kesadaran diri manusia.
  • Pemeran dan produser: Adam Scott, Patricia Arquette, John Turturro dan sutradara Ben Stiller (ya, aktor komedian yang sama, yang di sini tampil dalam peran tak terduga sebagai produser dan sutradara).

4. "Drops of God" (Drops of God)

Drops of God

Genre: drama, thriller gastronomi/anggur
Jumlah musim: 1

Mengapa layak ditonton:

  • Eksotisme dan keunikan alur: serial ini didasarkan pada manga Jepang Drops of God, tetapi aksinya dipindahkan ke ruang internasional gudang anggur Prancis. Kisahnya berpusat pada warisan seorang pakar anggur terkenal dan ujian luar biasa yang harus dihadapi para pahlawan dalam memperebutkan warisan tersebut.
  • Estetika anggur: jika Anda menyukai film seperti "Sideways", maka "Drops of God" akan menjadi pesta bagi indera perasa Anda... atau setidaknya untuk imajinasi.
  • Permata tersembunyi: serial ini tidak sepopuler proyek-proyek unggulan Apple, sehingga sering kali tidak mendapat perhatian yang layak. Padahal, ini adalah acara yang tidak biasa, indah secara sinematik, dan kaya emosi.

5. "Mythic Quest" (Mythic Quest)

Mythic Quest

Genre: komedi
Jumlah musim: 4

Mengapa layak ditonton:

  • Ide orisinal: aksinya berlangsung di studio pengembang video game. Hanya sedikit yang berani membuat sitkom dengan tema ini!
  • Skenario dan humor: proyek ini dibuat oleh Rob McElhenney (dikenal dari "It's Always Sunny in Philadelphia") dan Charlie Day. Humor tajam khas mereka yang dipadukan dengan tema "IT" memberikan efek yang meledak-ledak.
  • Satir yang jujur: Mythic Quest mengejek ego manajemen puncak, pertengkaran internal di kalangan para geek, dan perjuangan terus-menerus para jenius kreatif dengan kenyataan tenggat waktu. Jika Anda pernah berurusan dengan budaya IT atau game development, akan terasa dua kali lebih lucu dan menyakitkan.

Lebih banyak hal menarik tentang film dan serial Apple TV+ dapat Anda temukan di saluran Apple TV+ Russia

6. "For All Mankind" (For All Mankind)

For All Mankind

Genre: fiksi ilmiah, drama
Jumlah musim: 4

Mengapa layak ditonton:

  • Sejarah alternatif: bagaimana jika kosmonot Soviet yang pertama kali mendarat di Bulan? Bagaimana hal itu mempengaruhi jalannya "perlombaan bulan" dan politik dunia? Serial ini menafsirkan ulang sejarah persaingan luar angkasa, dimulai dari tahun 1960-an.
  • Produksi yang luar biasa: setiap episode, efek khusus dan skala semakin meningkat. Dari estetika sains retro tahun 60-an hingga penerbangan futuristik ke Mars — "For All Mankind" berusaha terlihat serealistis mungkin.
  • Campuran drama pribadi dan peristiwa global: Anda tidak hanya akan melihat intrik politik "Perang Dingin", tetapi juga nasib para astronot tertentu, keluarga mereka, ilmuwan, dan insinyur NASA.

7. "Foundation" (Foundation)

Foundation

Genre: fiksi ilmiah epik
Jumlah musim: 2

Mengapa layak ditonton:

  • Adaptasi klasik: serial ini didasarkan pada seri buku dengan judul yang sama karya Isaac Asimov — salah satu visioner utama fiksi ilmiah.
  • Komponen visual yang luar biasa: anggaran besar Apple TV+ memungkinkan penciptaan lokasi luar angkasa, kostum, dan efek visual yang mengesankan. Serial ini benar-benar "berteriak" tentang skalanya.
  • Tema yang dalam: "Foundation" mengeksplorasi nasib peradaban, siklus sejarah, dan tempat individu dalam proses sejarah global. Refleksi filosofis dipadukan dengan intrik politik dan adegan aksi.

8. "Servant" (Servant)

Servant

Genre: thriller psikologis, horor
Jumlah musim: 4 (selesai)

Mengapa layak ditonton:

  • Produser — M. Night Shyamalan: raja twist dan atmosfer misterius ("The Sixth Sense", "The Village") di sini berperan sebagai showrunner dan sutradara beberapa episode.
  • Drama keluarga yang kelam: seorang pengasuh misterius bekerja untuk pasangan muda yang mengalami tragedi. Keanehan situasi semakin meningkat setiap episode, membuat penonton dengan gugup menebak-nebak rahasia supranatural.
  • Intrik dan psikologi: "Servant" bukan tentang jumpscare, melainkan atmosfer yang mencekam, kecemasan, dan plot twist yang cerdik (tentu saja).

9. "Pachinko" (Pachinko)

Pachinko

Genre: drama sejarah
Jumlah musim: 2

Mengapa layak ditonton:

  • Jangkauan internasional: alur cerita berlangsung di Korea, Jepang, dan AS, dimulai dari awal abad ke-20 dan mencakup beberapa generasi dari satu keluarga Korea.
  • Peringkat kritikus yang tinggi: serial ini mendapat ulasan antusias atas skenario yang mendetail, akting, dan penghormatan terhadap latar belakang budaya.
  • Kedalaman dan keaslian: Pachinko mengangkat tema emigrasi, nilai-nilai keluarga, identitas nasional, dan diskriminasi. Bagi pecinta saga epik, ini wajib ditonton.

10. "Slow Horses" (Slow Horses)

Serial Slow Horses

Genre: thriller mata-mata, komedi gelap
Jumlah musim: 4

Mengapa layak ditonton:

  • Gary Oldman sebagai pemeran utama: pemenang Oscar untuk "Darkest Hour" dan salah satu aktor paling karismatik di zaman kita. Di sini ia memerankan mata-mata Jackson Lamb yang pemarah dan sangat ceroboh, kepala departemen MI5 untuk "para pecundang".
  • Suasana dinas rahasia yang tidak biasa: alih-alih agen 007 yang glamor, penonton diperlihatkan departemen untuk agen yang gagal atau bersalah. Intrik berkisar pada upaya mereka untuk merehabilitasi diri.
  • Gaya Inggris: dialog yang cerdas, humor yang tajam, akting yang hebat, dan lokasi London (dan lainnya) memberikan pesona tersendiri pada serial ini.

11. "Bad Sisters" (Bad Sisters)

Bad Sisters

Genre: komedi gelap, drama keluarga
Jumlah musim: 2

Mengapa layak ditonton:

  • Nuansa Irlandia: aksinya berlangsung di Dublin dan memancarkan pesona serta humor pulau "hijau".
  • Rahasia keluarga dan intrik: lima saudari Garvey berada di pusat kisah detektif yang terkait dengan kematian misterius ipar mereka.
  • Keseimbangan unik: komedi yang agak gelap dan drama tentang ikatan keluarga terjalin, membuat kita tertawa sekaligus berempati.

12. "Silo" (Silo)

Silo

Genre: fiksi pasca-apokaliptik, drama
Jumlah musim: 2

Mengapa layak ditonton:

  • Distopia berskala besar: orang-orang bertahan hidup di bunker bawah tanah, sementara permukaan bumi mungkin tidak layak huni. Tapi apakah semuanya sesederhana itu?
  • Teka-teki dan intrik politik: serial ini membuat penonton tegang dengan mengungkap rahasia pemerintahan dan larangan yang dihadapi penghuni bunker.
  • Pemeran bintang: Rebecca Ferguson ("Mission: Impossible"), Tim Robbins ("The Shawshank Redemption"), dan aktor terkenal lainnya dalam latar yang suram namun memikat.

13. "Shrinking" (Shrinking)

Post image

Genre: dramedi
Jumlah musim: 2

Mengapa layak ditonton:

  • Harrison Ford dalam serial: aktor legendaris ini bersinar dalam peran komedi yang tidak terduga baginya.
  • Pencipta "Ted Lasso": Bill Lawrence dan Brett Goldstein turut serta dalam pembuatan proyek ini, jadi bersiaplah untuk kebaikan khas, humor, dan momen emosional.
  • Kisah yang menyentuh hati: seorang psikoterapis (Jason Segel) yang berduka memutuskan untuk berhenti "menyaring" nasihatnya kepada pasien. Hal ini menyebabkan serangkaian konsekuensi lucu dan mengharukan.

14. "Dark Matter" (Dark Matter)

Genre: fiksi ilmiah, thriller
Jumlah musim: 1

Mengapa layak ditonton:

  • Berdasarkan buku terlaris Blake Crouch: novel Dark Matter terkenal dengan plot twist yang tak terduga dan pandangan orisinal tentang ide alam semesta paralel; serial ini dengan setia memindahkan semuanya ke layar kaca.
  • Tim bintang: tingkat produksi yang tinggi (Apple TV+ tidak berhemat pada anggaran untuk fiksi ilmiah), serta Joel Edgerton ("The Great Gatsby") dan Jennifer Connelly ("Requiem for a Dream") sebagai pemeran utama.
  • Filosofi yang dalam: serial ini menyentuh sifat identitas, nilai-nilai keluarga, dan pilihan yang menentukan hidup kita.

15. "Disclaimer" (Disclaimer)

Genre: drama, thriller
Jumlah musim: 1 (selesai)

Mengapa layak ditonton:

  • Sutradara — Alfonso Cuarón: pemenang Oscar untuk "Gravity" dan "Roma" untuk pertama kalinya menyutradarai serial, dan kehormatan untuk menayangkannya diberikan kepada Apple TV+.
  • Pemeran bintang: Cate Blanchett dan Kevin Kline — aktor utama proyek ini memberikan penampilan yang kuat.
  • Alur cerita yang menawan: seorang jurnalis (karakter Blanchett) menemukan bahwa rahasia masa lalunya telah menjadi konsumsi publik dalam buku seseorang. Ketegangan psikologis dan intrik ala film-film terbaik Cuarón dijamin.

16. "Black Bird" (Black Bird)

Post image

Genre: drama kriminal, thriller
Jumlah musim: 1 (selesai)

Mengapa layak ditonton:

  • Berdasarkan kisah nyata: proyek ini terinspirasi oleh otobiografi James Keene, yang terlibat dalam permainan operasi FBI yang tidak biasa.
  • Intrik yang menegangkan: sang pahlawan setuju menjadi "informan" di penjara dengan keamanan ketat untuk mengungkap detail pembunuhan seorang pembunuh berantai.
  • Kesuksesan kritis: mini-serial ini mendapat pujian tinggi atas atmosfer, skenario, dan aktingnya (Taron Egerton dan Paul Walter Hauser).

17. "Presumed Innocent" (Presumed Innocent)

Presumed Innocent tonton

Genre: drama pengadilan, thriller
Jumlah musim: 1

Mengapa layak ditonton:

  • Remake klasik: kisah asli Scott Turow telah diadaptasi sebelumnya (film "Presumed Innocent" tahun 1990 dengan Harrison Ford). Kini Apple TV+ menawarkan serial modern dengan pandangan baru pada alur cerita (dan akhir cerita).
  • Sutradara dan produser: di antara yang terlibat dalam proyek ini adalah J.J. Abrams dan David E. Kelley (dikenal dari "Big Little Lies"). Ini menunjukkan kualitas tingkat tinggi.
  • Detektif pengadilan yang menarik: dunia advokasi, drama pribadi rahasia, dan pengungkapan — resep klasik untuk kisah yang memikat.

18. "Five Days at Memorial" (Five Days at Memorial)

Five Days at Memorial

Genre: drama, bencana, tema medis
Jumlah musim: 1 (selesai)

Mengapa layak ditonton:

  • Peristiwa nyata: aksinya berlangsung di New Orleans selama Badai Katrina. Dokter dan pasien di Rumah Sakit Memorial harus bertahan hidup dalam kondisi yang tidak manusiawi saat kota terendam banjir.
  • Kekuatan emosional: serial ini membuat kita berpikir tentang pilihan moral dalam situasi ekstrem. Ketika sumber daya terbatas dan keputusan dokter adalah masalah hidup dan mati, situasinya menjadi sangat menegangkan.
  • Komentar sosial: "Five Days at Memorial" menunjukkan betapa rapuhnya sistem perawatan kesehatan dalam menghadapi bencana dan bagaimana krisis mengungkap keburukan masyarakat.

19. "Masters of the Air" (Masters of the Air)

Cuplikan dari serial

Genre: drama perang, epik sejarah
Jumlah musim: 1 (selesai)

Mengapa layak ditonton:

  • Warisan Band of Brothers: serial ini diproduseri oleh Tom Hanks dan Steven Spielberg — tim yang menghadirkan proyek legendaris "Band of Brothers" dan "The Pacific".
  • Perang Dunia II dari sudut pandang baru: kisah ini berfokus pada penerbangan AS, kampanye pengeboman terhadap Reich Ketiga, dan nasib para pilot.
  • Produksi tinggi: Apple TV+ terkenal dengan upayanya mencapai tingkat sinematik dalam pengambilan gambar, dan dengan produser seperti ini, skala dan realisme terjamin.

20. "Defending Jacob" (Defending Jacob)

Defending Jacob kinopoisk

Genre: drama pengadilan, thriller
Jumlah musim: 1 (selesai)

Mengapa layak ditonton:

  • Chris Evans dalam peran dramatis: banyak yang mengenalnya sebagai Captain America, tetapi di sini ia tampil dalam peran yang lebih membumi dan kompleks sebagai seorang ayah yang mencurigai putranya melakukan pembunuhan.
  • Psikologi keluarga: serial ini mengeksplorasi bagaimana tuduhan kejahatan berat mempengaruhi seluruh keluarga. Apa yang harus dilakukan jika anak Anda mungkin adalah penjahat berdarah dingin?
  • Atmosfer yang menegangkan: "Defending Jacob" membuat penonton dalam ketidakpastian hingga akhir, memberikan petunjuk dan keraguan secara seimbang, sementara penonton menebak siapa sebenarnya yang bersalah.

Kesimpulan

Apple TV+ dengan percaya diri bergerak menuju menjadi "pilar ketiga" pasar streaming bersama Netflix dan HBO. Pendekatan unik, anggaran besar, upaya untuk kualitas (seringkali dengan mengorbankan kuantitas) — semua ini telah membuahkan hasil dalam bentuk pengakuan kritikus, penghargaan, dan yang terpenting, loyalitas penonton.

  • Untuk tontonan ringan dan menginspirasi pilihlah "Ted Lasso", "Mythic Quest", atau "Shrinking".
  • Jika Anda ingin drama tentang intrik di balik layar, perhatikan "The Morning Show" dan "Slow Horses".
  • Bagi pecinta fiksi ilmiah dan sejarah alternatif cocok "Severance", "For All Mankind", "Silo", "Dark Matter", dan "Foundation".
  • Bagi penghargaan kisah keluarga yang dalam dan alur cerita yang tidak biasa kami merekomendasikan "Drops of God", "Pachinko", dan "Bad Sisters".
  • Jika itu masih kurang, perhatikan serial seperti "Dickinson", "Lessons in Chemistry", dan "Platonic".

Setiap proyek yang disebutkan memiliki gaya dan ceruk uniknya sendiri, baik itu thriller horor, satir sosial, atau fiksi epik. Dan karena Apple terus berinvestasi dalam konten orisinal, daftar must-watch hanya akan bertambah. Jangan lewatkan kesempatan untuk menemukan permata berikutnya dan bergabung dalam diskusi yang langsung berkobar di sekitar setiap rilis besar Apple TV+.