Penelitian terbaru dari iTrend dan TsAMT (dengan partisipasi "Russoft" dan iSpring) mengonfirmasi bahwa pasar IT telah memasuki fase "pendinginan" dan rasionalisasi yang ketat.

Berikut poin-poin utamanya 👇

📉 Faktor Makroekonomi
Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun, nilai tambah bruto sektor IT di Rusia menurun — minus 7% pada tahun 2025 (menjadi 2,6 triliun rubel). Uang menjadi mahal, investor menjadi takut. Perusahaan tidak lagi memperluas tim "di muka", hanya fokus pada profitabilitas dan efisiensi.

🚫 Pasar Pemberi Kerja: 19 Orang per Posisi
Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan mencapai rekor tertinggi sejak 2019.
— Jumlah lowongan pada tahun 2025 turun 22%.
— Persaingan: 19 pelamar per posisi.
— Rata-rata waktu mencari kerja sekarang 3 bulan atau lebih.

Bagi insinyur DevOps, situasinya berubah drastis: jika satu setengah tahun lalu mereka bisa memilih dari 10 tawaran per hari, sekarang satu lowongan bisa menerima hingga 300 lamaran.

🥶 Anabiosis Gaji
Pertumbuhan gaji hampir berhenti.
42% pekerja IT mengalami pembekuan indeksasi.
— Rata-rata pertumbuhan pasar hanya 4% (sebenarnya hanya upaya mengejar inflasi).
— Median gaji tetap di angka 180.000 rubel.

Pemberi kerja menjadi "lebih ketat": sekarang menguasai stack baru tidak berarti kenaikan gaji otomatis. Perusahaan menginginkan "lebih banyak skill dengan uang lebih sedikit". Pertumbuhan hanya terjadi untuk posisi Middle+ dan Senior yang langka, yang dipertahankan dengan cara apa pun agar proses tidak terganggu.

🤖 Matinya Resume Klasik dan Perlombaan Senjata AI
Kecerdasan buatan akhirnya mendiskreditkan proses seleksi standar.
55% responden menganggap AI mempersulit perekrutan.
— Resume dan surat lamaran kehilangan makna: semuanya dihasilkan secara massal oleh neural network.

Kandidat beralih ke praktik "tidak etis":
60% menulis surat lamaran menggunakan AI.
50% menggunakan AI untuk mengerjakan tes dan lulus wawancara teknis (petunjuk waktu nyata).

Pemberi kerja merespons dengan memperketat aturan: memperkenalkan tahapan pemeriksaan tak berujung dan "live coding", yang memperpanjang waktu perekrutan. Sekitar 50% pelamar tersingkir bahkan sebelum pemeriksaan keterampilan profesional karena alasan formal.

🫠 Pekerjaan Bayangan dan Kelelahan
Alih-alih PHK massal, bisnis memilih taktik "perekrutan diam-diam" dan optimasi.
— Muncul tren "pekerjaan bayangan": spesialis bekerja jarak jauh untuk beberapa perusahaan sekaligus untuk mempertahankan tingkat pendapatan yang biasa.
— Alasan utama pemecatan sekarang bukan relokasi, melainkan rendahnya efisiensi dan kelelahan.

MENJADI TUKANG LAS 🤣

#pasar_sudah_memutuskan