Memang benar, tetapi bagi saya sepertinya justru sebaliknya.
Saya tidak pernah menciptakan kepribadian kerja yang terpisah, melainkan pekerjaanlah yang secara bertahap menciptakan diri baru yang cocok untuk aktivitas tersebut.
Dalam kehidupan sehari-hari, saya adalah orang yang cukup tertutup, tegas, dan suka merenung. Saya suka berkomunikasi, tetapi secara alami saya lebih tenggelam dalam pikiran saya sendiri dan selalu melayang entah ke mana. Saya tidak seemosional yang saya tunjukkan. Sulit untuk benar-benar menyakiti saya dengan sesuatu.
Namun, bekerja dengan orang-orang telah membentuk kepribadian yang sangat berbeda dalam diri saya — lebih lembut, emosional, cenderung mencari kompromi. Kedua kepribadian ini hidup berdampingan dengan baik, tetapi, saya ulangi, logika pembentukan topeng kerja saya justru sebaliknya — karakter saya yang terlalu tegas entah bagaimana terkompensasi dengan sendirinya dalam versi "kerja".
Bagaimanapun, hasilnya sama — untuk bekerja, Anda benar-benar perlu memiliki kepribadian yang terpisah.
Komentar
0Belum ada komentar.