





Zine «Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur, Musim Dingin… dan Musim Semi Lagi», 2026
Proyek foto ini adalah refleksi tentang waktu sebagai sesuatu yang siklis. Inspirasi saya adalah film «Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur, Musim Dingin… dan Musim Semi Lagi», yang merujuk pada persepsi timur tentang kehidupan, di mana awal selalu mengandung akhir, dan akhir adalah awal yang baru.
Proyek ini dibuat dalam bentuk zine-gulungan yang terbuka dari kanan ke kiri — sebagai penghormatan terhadap budaya Korea dan cara untuk mengubah arah pandangan yang biasa. Gerakan membuka gulungan menjadi ritual yang lambat: penonton tidak membalik halaman, tetapi menjalani perjalanan, mengikuti pergantian musim. Musim semi di sini adalah kelahiran dan kemurnian naif. Musim panas — kepenuhan, gairah, dan kelebihan hidup. Musim gugur — kehilangan, kesadaran, dan penerimaan. Musim dingin — keheningan, kekosongan, dan pemurnian batin. Dan lagi — musim semi, yang kembali bukan sebagai pengulangan, tetapi sebagai keadaan lain dari hal yang sama. Foto-foto tidak menceritakan kisah secara langsung — mereka menyisakan ruang untuk jeda, kontemplasi, dan dialog batin. Seperti dalam film, alam di sini bukan latar belakang, melainkan partisipan setara yang mencerminkan keadaan batin manusia dan perjalanannya melalui waktu. Zine ini adalah upaya untuk menangkap bukan momen, melainkan proses. Pengingat bahwa semuanya berlalu, semuanya kembali, dan semuanya berubah, bahkan jika secara lahiriah tampak sama.
Komentar
0Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berdiskusi.