Selama bertahun-tahun di FunCubator dan di dunia venture, saya telah melihat ratusan pitchdeck. Keputusan "menarik" atau "masuk keranjang sampah" diambil dengan sangat cepat. Terkadang dua slide pertama sudah cukup.

Saya akan ceritakan apa yang membuat mata investor berpengalaman berkedut, dan sebaliknya - apa yang membuat mereka ingin melanjutkan membaca.

Bendera merah:

1/ Tidak ada pendapatan, tapi di slide "Tim" sudah ada dua advisor. Sobat, kamu punya nol dolar dan sudah memberikan equity kepada orang yang sebulan sekali meneleponmu selama 30 menit? Itu bukan tim, itu beban. Advisor dibutuhkan ketika ada tugas spesifik yang tidak bisa kamu selesaikan sendiri. Bukan untuk mempercantik slide.

2/ Deskripsi produk seperti "protokol agregasi likuiditas lintas rantai berbasis token kripto AI-native yang didukung DeFi". Jika kamu butuh 15 kata keren untuk menjelaskan apa yang kamu lakukan - kamu sendiri tidak paham apa yang kamu lakukan. Produk harus bisa dijelaskan dalam satu kalimat. Stripe - pembayaran untuk internet. Zoom - panggilan video. Selesai.

3/ Slide pertama terlihat cantik, desainer sudah berusaha, tapi bahkan saya - orang yang selama 6 tahun melihat startup secara profesional dan membangun SaaS sendiri - tidak bisa mengerti produk apa ini. Saya pasang 80% itu omong kosong. Ya, ada B2B SaaS yang sangat rumit di niche sempit seperti compliance untuk farmasi atau tooling untuk devops, yang saya tidak paham. Tapi jika kamu pitching ke investor generalis dan dia tidak mengerti - itu masalahmu, bukan masalahnya.

4/ Grafik naik yang indah, tapi keterangannya bukan "Pendapatan", melainkan "Bookings" atau "Komitmen". Ini klasik. Bookings adalah janji, bukan uang di rekening. Komitmen adalah "mereka bilang akan beli". Wah, saya juga banyak dijanjikan. Tunjukkan uang tunai yang masuk ke Stripe.

Sekarang apa yang langsung membuat hampir semua investor tertarik:

1/ Pendapatan tunai yang tumbuh. Bukan GMV, bukan bookings, bukan "disesuaikan". Uang nyata di rekening yang tumbuh dari bulan ke bulan. Ini langsung bilang - mereka bisa menjual dan produk dibutuhkan seseorang.

2/ Sedikit investor di kapal. Jika startup di tahap seed sudah punya 8 investor - itu kacau. Masing-masing mau maunya sendiri, masing-masing punya pendapat sendiri, cap table berantakan. Tapi ketika founder memiliki 80-90% - mereka punya oksigen, motivasi, dan kebebasan untuk mengambil keputusan cepat.

3/ Dalam 10 detik jelas apa yang mereka lakukan. Buka slide pertama - dan langsung jelas: "kami membuat X untuk Y dan menghasilkan Z". Tanpa kata-kata buzz, tanpa "platform revolusioner". Sederhana dan jelas. Omong-omong, ini berkorelasi dengan kualitas pemikiran founder - jika dia bisa menjelaskan hal rumit dengan sederhana, berarti dia benar-benar memahaminya secara mendalam.

4/ Kedua founder bekerja langsung. Satu mengerjakan produk, satu menjual. Bukan "menyusun strategi", bukan "mengelola", tapi langsung bekerja. CEO sendiri menutup deal, CTO sendiri commit kode. Ketika saya melihat tim 2-3 orang seperti ini dengan pendapatan yang tumbuh - ini sinyal terkuat bahwa mereka adalah orang-orang sejati.

Intinya, pitchdeck bukan tentang desain dan bukan tentang jumlah slide. Ini tentang kejujuran dan kejelasan pemikiran. Pitchdeck terbaik yang pernah saya lihat hanya 6 slide tanpa animasi sama sekali. Tapi semuanya jelas dan angka-angkanya naik.

@ventureStuff