
Mereka disebut Hyalomma. Ukurannya 3 kali lebih besar dari kutu biasa di wilayah Moskow (hingga 2 cm). Dibawa oleh burung dalam jarak jauh. Ditemukan di daerah stepa kering. Tidak menyukai daerah pesisir. Membawa beberapa infeksi mematikan yang tidak memiliki pengobatan efektif…
🕷️Peta ECDC 2023. Rusia sudah ada di sana 🕷️
Rospotrebnadzor masih diam.
Di mana terlihat menurut peta ini? (wilayah Eropa)
Endemik (permanen): Spanyol, Portugal, Italia, Yunani, Siprus, Bulgaria, Albania, Kroasia, Serbia, Rumania, Ukraina.
Bermigrasi ke timur laut karena pemanasan.
Fakta tentang kutu Hyalomma:
• Selain ensefalitis dan borreliosis kutu kita, ditambahkan pembawaan dan kemungkinan sakit: • Riketsiosis (Rickettsia aeschlimannii) • Demam Krimea-Kongo (CCHF) dengan angka kematian 10–40% (diketahui dari laporan dari Prancis sejak 2022) • Agresif: Mencari inang sendiri, berlari secepat semut, menggigit di siang hari, larva/nimfa bepergian dengan burung. • Suka stepa, semak, kekeringan. • 3 tahap: larva/nimfa/dewasa — semuanya menggigit.Apa yang harus dilakukan?
• Sebelum berjalan di stepa - celana panjang dimasukkan ke dalam kaus kaki • Semprot dengan repelen (DEET) - saya periksa informasinya, berfungsi. • Bawa krim murah atau petroleum jelly, botol kecil, tabung reaksi atau kantong kedap udara (untuk kutu). • Periksa tubuh setelah berjalan. • Jika digigit - jangan panik dan jangan mengoleskan kutu ke tubuh, jangan membuang kutu, tetapi oleskan krim/petroleum jelly tebal-tebal agar mati lemas dan tarik perlahan dengan gerakan memutar lalu masukkan ke kantong. Pergi ke klinik dan serahkan kutu ke Rospotrebnadzor (bisa bayar di laboratorium). Tanyakan dengan tegas kapan diagnosis untuk riketsia dan CCHF akan tersedia.
@drakarasev
Komentar
0Belum ada komentar.