Anda pikir Red Bull menjual minuman energi? Ternyata tidak! 🥫

Ini adalah konglomerat media sejati yang hanya memonetisasi melalui kaleng minuman energi. Mari kita lihat angkanya:

Coca-Cola menghabiskan 9% pendapatan untuk pemasaran, Pepsi — 6,5%, sementara Red Bull menginvestasikan 35% yang gila untuk promosi! Bagi kerajaan media, ini adalah norma mutlak. Anggaran acara ini bisa mencapai $50 juta,

Bagaimana cara kerjanya?
Red Bull sama sekali tidak memproduksi minumannya sendiri — produksi dialihdayakan. Produk utamanya adalah bukan cairan dalam kaleng, melainkan tontonan.

Perusahaan ini mengadakan lebih dari 600 acara per tahun — mulai dari lompatan stratosfer hingga balap udara. Mereka memiliki dua tim Formula 1, enam klub sepak bola, dan bahkan saluran TV sendiri.

Proyek termahal mereka adalah yang mengubah merek menjadi legenda, membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil bagi mereka. Proyek termahal: Lompatan Stratosfer (2012), Peluncuran ke Luar Angkasa (2023), Akuisisi Tim Olahraga (2005 - sekarang).

Acara-acara semacam itu mengubah merek menjadi legenda, membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil bagi mereka. Dan ya, mereka juga menjual minuman energi.

TG | MAX | VK |ДЗЕН| #bisnis