Dalam penelitian pusat inovasi korporat dan pengembangan produk "Akselerator FRII" disebutkan beberapa alasan:

📐 Hanya sepertiga perusahaan yang mencapai kematangan produk, di mana terdapat manajer produk yang kuat, AI diterapkan, dan pertukaran pengalaman berjalan baik. Sisanya 67% masih pada tahap awal.

📐 Tim hampir tidak memengaruhi hasil bisnis dan tidak memiliki otonomi. Di setiap perusahaan ketiga, semua keputusan kunci diambil dari atas, dan hanya 20% spesialis yang merasa bertanggung jawab atas hasil kerja mereka.

📐 Tidak ada pelatihan dan pengembangan produk — di 42% perusahaan tidak ada matriks kompetensi maupun program pengembangan.

📐 Di lebih dari 50% perusahaan, tim produk terdiri dari hingga 10 orang, yang merupakan ciri khas tahap pembentukan fungsi produk. Hampir 70% tim melakukan restrukturisasi dalam setahun. Ini menunjukkan bahwa ketika hasil tidak memuaskan, manajemen mencari solusi dengan mengubah komposisi dan kerja tim produk.

📐 53% inisiatif gagal karena perubahan prioritas yang konstan, dan seperempat perusahaan masih menyusun peta jalan secara terpusat. Eksperimen dan pengujian bersifat kacau — 39% tim melakukannya secara tidak sistematis, dan 29% hanya sesekali. Keterbatasan akses data menghambat 46% spesialis.

TG | MAX | VK | DZEN | #produk #metrik #penelitian