Manifesto Agile 2.0

Ada cerita menarik: pada tahun 2001, 17 manajer puncak berkumpul di resor ski untuk memecahkan masalah pengembangan perangkat lunak. Hasilnya adalah Manifesto Agile satu halaman dengan 4 nilai dan 12 prinsip. Sebenarnya, mereka masih bernegosiasi selama beberapa bulan setelah perjalanan.

Pada tahun 2025, PMI bergabung dengan Agile Alliance, dan muncul godaan untuk menulis ulang klasik. Maka lahirlah Manifesto for Enterprise Agility. Jumlah halaman bertambah menjadi 11, dan fokus bergeser dari tim ke seluruh sistem perusahaan.

4 nilai:
🔵 Rencana adaptif dengan tujuan yang jelas lebih penting daripada perencanaan berlebihan dan ilusi kontrol.
🔵 Hasil perusahaan secara keseluruhan lebih penting daripada optimalisasi KPI masing-masing departemen.
🔵 Pemikiran ulang yang terus-menerus lebih penting daripada mempertahankan status quo dan inersia struktural.
🔵 Berpusat pada manusia dan empati lebih penting daripada menerapkan perubahan hanya melalui proses.

9 prinsip:
🔸 Kesatuan tujuan: "mengapa" yang jelas membantu tim mengubah rencana dengan percaya diri.
🔸 Ekosistem yang fleksibel: Agile harus melampaui batas perusahaan ke mitra.
🔸 Teknologi dan bakat: AI dan data adalah dasar pengambilan keputusan.
🔸 Pagar pembatas, bukan "gatekeeper": aturan lebih penting daripada persetujuan yang tak berujung.
🔸 Pendanaan berdasarkan niat: berinvestasi pada strategi, bukan pada aktivitas spesifik.
🔸 Desain untuk adaptabilitas: model tata kelola harus fleksibel, bukan hanya efisien.
🔸 Kekuasaan pada pencipta nilai: keputusan dibuat di mana data dan pelanggan berada.
🔸 Visibilitas pekerjaan: transparansi dan pengiriman nilai yang sering membangun kepercayaan.
🔸 Sensori dan pembelajaran: perlu mampu merasakan perubahan dengan cepat dan merespons.

Sepertinya sekarang ada 8 nilai dan 21 prinsip 😁 Bagaimana menurut Anda?


📲 MAX 👮‍♂️ VK ☺️DZEN 🙃 SETKA ✈️ TG #proyek #agile #pmi #Manifesto